menu
user
URnews

Memasuki Musim Haji, Arab Saudi Wajibkan Vaksin COVID-19

Kintan Lestari,
sekitar 2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Memasuki Musim Haji, Arab Saudi Wajibkan Vaksin COVID-19
Image: Ilustrasi pelaksanaan ibadah haji. (Pixabay)

Jeddah - Tak lama lagi, Arab Saudi akan memasuki musim Haji dan Umrah 2021. Masih mewabahnya pandemi COVID-19, otoritas Arab Saudi pun melakukan persiapan.

Salah satunya adalah mewajibkan tenaga kesehatan yang berpartisipasi di musim Haji dan Umrah untuk melakukan vaksinasi COVID-19. Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan Saudi, Dr. Tawfiq Al-Rabiah.

“Kamu harus mempersiapkan sejak awal untuk mengamankan tenaga yang dibutuhkan untuk mengoperasikan fasilitas kesehatan di tempat suci Makkah, dan Madinah, pintu masuk jamaah haji untuk musim haji 2021,” kata Tawfiq dalam surat edaran resmi seperti dikutip Arab News, Rabu (3/3/2021).

“Panitia vaksinasi harus dibentuk untuk musim Haji dan Umrah, di mana mereka telah mengadopsi penerimaan wajib vaksin COVID-19 untuk petugas kesehatan yang berpartisipasi,” tambahnya.

Juru bicara Kementerian Kesehatan, Dr. Mohammed Al-Abd Al-Aly, mengatakan di konferensi pers pada Selasa (2/3/2021) bahwa karantina tidak diperlukan setelah kontak dengan seseorang yang telah divaksinasi dan imunisasi selesai.

“Siapapun yang menerima vaksin dan melewati dua hingga tiga minggu setelah menyelesaikan vaksinasi tidak diharuskan untuk karantina setelah bersentuhan dengan orang yang terinfeksi,” katanya.

Jubir Kemenkes itu juga menyatakan kalau kurva epidemi infeksi COVID-19 sedang melalui fase 'berfluktuasi'.

Sementara itu, kementerian juga mendeklarasikan tanggal 2 Maret setiap tahun sebagai 'Hari Martir Kesehatan' sebagai pengakuan atas peran penting yang dimainkan oleh petugas kesehatan yang mengabdikan hidup mereka untuk pekerjaan dan kesehatan masyarakat.

Kementerian juga akan memberikan dukungan psikologis dan sosial untuk keluarga mereka. Arab Saudi melaporkan lima kematian terkait COVID-19 pada hari Selasa (2/3/2021) sehingga korban tewas sekarang mencapai 6.505 kasus.

Dari data World Meters, total kasus COVID-19 di negara yang dipimpin Raja Salman itu mencapai 378.002 kasus sampai Rabu (3/3/2021) pagi ini. 

Warga Saudi dan ekspatriat di Kerajaan terus menerima dosis vaksin COVID-19, dengan 885.411 orang telah diinokulasi.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait