Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Menjajal Rapid Test GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen

Healza Kurnia H,
7 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Menjajal Rapid Test GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen
Image: Loket Pemeriksaan tes GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. Sumber: Healza/Urbanasia

Jakarta - Libur panjang terjadi di akhir pekan kedua Maret 2021, guys. Meski Jumat (12/3/2021) besok bukan tanggal merah alias hari kejepit, namun banyak masyarakat yang memanfaatkan momen tanggal merah, Kamis (11/3/2021) ini untuk libur panjang atau pulang kampung.

Seperti pantauan Urbanasia Kamis siang ini di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat banyak masyarakat yang memanfaatkan momen libur panjang untuk berlibur atau pulang kampung dengan menggunakan moda transportasi kereta api.

Sama seperti saya, sebelum melakukan perjalanan menggunakan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ), saya pun harus melakukan rapid test dengan pilihan Rapid Antigen atau GeNose C19 yang kini sudah tersedia di 14 stasiun.

Saya pun memutuskan untuk memilih mencoba rapid test GeNose C19 karena selain terbilang ini metode baru, cara pemeriksaannya pun unik. Setelah cetak tiket di check-in counter, saya langsung menuju area rapid test di Stasiun Pasar Senen.

Oh ya, sebagai catatan, karena saya berangkat pada momen Hari Libur Nasional ada ketentuan bahwa pemeriksaan maksimal 1x24 jam alias harus tes di hari itu juga. Jadi pastikan, ketika ingin melakukan rapid test GeNose C19 setidaknya minimal 1-2 jam sebelum keberangkatan kamu sudah berada di stasiun ya karena antrian yang membludak. 

1615446265-Loket-Test-GeNose-C19-di-Pasar-Senen.jpegSumber: Antrian penumpang saat akan melakukan tes pemeriksaan GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. Sumber: Healza/Urbanasia.

Jadwal keberangkatan kereta saya adalah 16.45 WIB, karena saya khawatir antrian bakal membludak di musim libur panjang ini, saya pun memutuskan pukul 13.00 WIB sudah berada di stasiun. Dan, firasat saya benar. Antrian padat sudah terjadi di loket cetak tiket kemudian antrian mengular berlanjut saat akan mendaftar pemeriksaan GeNose C19.

Meski antri yang cukup panjang, tapi proses pemeriksaan GeNose C19 terbilang cepat, guys. Dengan banyaknya jumlah loket pendaftaran yang tersedia, saya tidak menunggu cukup lama. Saat datang di loket, jangan lupa siapkan tiket keberangkatan, KTP/identitas diri, dan juga uang sebesar Rp 20 ribu.

Setelah mendaftar dan membayar, saya pun mendapat sebuah kantong transparan dengan bahan semacam kantong infus di rumah sakit. Kemudian, saya berjalan menuju loket atau tempat peniupan. Kalo Urbanreaders bingung gimana cara memakai kantong udara (breathing bag), sebenarnya di loket meniup sudah ditempel cara meniup kantong.

Caranya pun sebenarnya terbilang mudah. Kamu cukup mengambil napas dan dibuang melalui mulut 3 kali. Untuk 2 kali napas di awal, ambil napas lewat hidung dan buang melalui mulut, tapi dihembuskan dalam masker ya. Kemudian baru ambil napas yang ke-3 lewat hidung dan langsung dihembuskan dalam kantong hingga penuh. 

Setelah penuh, tekan kunci kantong supaya udara yang sudah kita tiupkan dalam kantong tadi nggak keluar, guys. Terakhir, tinggal serahkan saja kantong udara tersebut kepada petugas dan tunggu hasilnya sekitar 30 menit saja!

Saya pun menuju ruang tunggu hasil tes dan akhirnya tak sampai 30 menit seperti yang disampaikan oleh petugas stasiun, hasil rapid test GeNose C19 saya dinyatakan negatif. Dan.. saya pun sudah siap berangkat menggunakan kereta api menuju tujuan akhir saya, yakni Malang, Jawa Timur.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait