menu
user
Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Menkop UKM Teten Masduki: Sepatu Brand Lokal Paling Nyaman

Kintan Lestari,
18 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Menkop UKM Teten Masduki: Sepatu Brand Lokal Paling Nyaman
Image: Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki (jaket hitam) bersama Dokter Tiirta di pameran sneakers PlusEnamDua. (Dok. Urbanasia)

Jakarta -  Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki kemarin (29/4/2021) menghadiri event hybrid sneakers PlusEnamDua.

Di event tersebut, menteri berusia 57 tahun itu berkeliling ke tenant-tenant yang ada, salah satunya tenant milik Si Vis Pacem Parabellum atau yang lebih dikenal Parabellum.

Teten pun membeli sepasang sepatu boots warna coklat dari brand lokal tersebut.

"Saya suka semuanya. Modelnya suka, warnanya juga suka. Memang suka bentuk-bentuk sepatu seperti itu," ujar Teten dalam sesi URpodscast di acara PlusEnamDua, Kamis (29/4/2021) malam.

Alasan dirinya memilih sepatu boots rupanya agar ia nyaman blusukan untuk tugas dinas. Menurutnya, kenyamanan alas kaki adalah hal utama.

"Sepatu masalah sensitif, kalau tidak nyaman di kaki bisa pusing kepala, cepet capek," kata Teten.

Dan ia menemukan rasa nyaman itu di sepatu-sepatu buatan lokal.

"Orang dulu nyari brand besar buatan luar. Asumsinya yang nyaman harus mahal. Ternyata keliru. Saya sekarang sudah dua tahun, sejak 2019, pakai brand lokal malah paling nyaman. Harganya juga jauh, itu nilai lebihnya," pungkasnya.

1619792188-PakTetenMasduki.jpgMenteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki (jaket hitam) didampingi dr Tirta mencoba salah satu sneakers di event PlusEnamDua. (Dok. Urbanasia)

Teten pun mengungkap awal mula dirinya menyukai brand lokal. Rupanya karena ia mengikuti anak muda.

"Saya ikutin anak muda. Pengen beli produk unik tapi nggak mau mahal, akhirnya ketemu sepatu buatan Bandung, buatan Cikupa. Saya ikutin ternyata enak, " pungkasnya.

Teten berpesan pada brand-brand lokal agar bisa terus berkembang salah satu caranya adalah dengan mengikuti tren yang ada.

"Tren market anak muda yang sekarang lagi suka custom product, bukan mass product. Ini harus dimanfaatkan betul oleh brand lokal. Buat yang unik-unik, kualitas total dijaga, dan terus mengikuti tren, " tutupnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait