menu
user
Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Mobil KaCa UMM Hibur Anak-anak Korban Gempa Malang 

Shelly Lisdya,
19 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Mobil KaCa UMM Hibur Anak-anak Korban Gempa Malang 
Image: Mobil KaCa turun ke penyitas gempa di Dampit Malang. Sumber: Wildan/Humas

Malang - Gempa yang terjadi di Malang Selatan beberapa waktu lalu masih menyisakan pilu. Tak sedikit uluran tangan yang membantu korban terdampak.

Salah satunya adalah Mobil KaCa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) juga mengambil peran dan membantu korban di Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. 

Bantuan tersebut berupa agenda hiburan bagi anak-anak dengan bercerita kisah dan bermain ini merupakan bagian dari rangkaian program UMM Ramadan Berbagi.

Anak-anak yang datang terlihat antusias saat Mobil KaCa datang. Beberapa terlihat sibuk memilih buku. Sementara lainnya asyik melihat satu dua tayangan di layar. Usai membaca buku, mereka juga diajak untuk mengikuti kisah Momo dan Jojo. Tidak ketinggalan permainan-permainan seperti Rangku Alu, Hulahup serta memindahkan bola dengan tali juga membuat mereka asyik. 

"Tentu kami berharap hiburan yang kami sediakan bisa membuat anak-anak kembali ceria seperti biasanya," ungkap salah satu Tim Mobil KaCa UMM, Nurul Hamidah tertulis seperti dikutip Urbanasia, Senin (19/4/2021).

Di kesempatan yang sama, Sugeng Isdianto selaku Ketua RT 04 RW 04 Desa Pamotan mengatakan, bahwa usai gempa, anak-anak terlihat murung dan sedih. Tidak jarang mereka menangis dan bingung akan situasi yang terjadi, kabar gembiranya banyak bantuan datang dan menghibur. 

Isdianto juga merasa senang saat melihat anak-anak kembali ceria dan bahagia saat Mobil KaCa datang. "Bahagia rasanya melihat mereka kembali tertawa. Semoga bisa segera membaik dan beraktifitas seperti sedia kala," harapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Sinta Oktavia, salah satu orang tua. Ia mengungkapkan bahwa anak-anak masih trauma dengan bencana gempa yang terjadi. Mereka mudah panik dan menangis. Kendati demikian, ia sangat senang ketika tim bantuan dari berbagai pihak datang dan menghibur mereka. 

"Kegiatan-kegiatan seperti ini penting sekali bagi anak-anak. Terutama mereka yang berusia di bawah lima tahun. Berbagai hiburan yang ada juga bisa membantu melupakan memori-memori buruk yang dialami beberapa waktu lalu. Semoga mereka bisa kembali ceria," harap Sinta.

 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait