beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URnews

Mulai 13 Juni Polisi Gelar Operasi Patuh Jaya 2022, Ini 8 Sasarannya

Itha Prabandhani,
12 Juni 2022 14.17.49 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Mulai 13 Juni Polisi Gelar Operasi Patuh Jaya 2022, Ini 8 Sasarannya
Image: Operasi Patuh Jaya (Foto: AntaraNews/Sigid Kurniawan)

Jakarta – Kepolisian akan menggelar Operasi Patuh Jaya 2022 mulai pekan depan selama 14 hari mulai Senin (13/6) sampai Minggu (26/6). Selama operasi, ada 8 sasaran yang menjadi prioritas penindakan kepolisian.

“Pelaksanaan Ops Kepolisian Patuh Jaya 2022 tanggal 13 s/d 26 Juni 2022,” demikian tertulis di akun Twitter @TMCPoldaMetro, Jumat (10/6/2022).

Berikut delapan pelanggaran lalu lintas yang menjadi sasaran prioritas polisi dalam Operasi Patuh Jaya 2022 ini. Catat dan patuhi ya, Guys?

1. Melawan arus

Perbuatan melawan arus melanggar Pasal 287 Undang-undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) dengan ancaman sanksi denda maksimal Rp 500 ribu.

2. Knalpot bising atau tidak sesuai standar

Dijerat dengan Pasal 285 ayat (1) juncto Pasal 106 ayat (3) UU LLAJ dengan ancaman pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda maksimal Rp 250 ribu.

3. Kendaraan memakai rotator tidak sesuai peruntukan, khususnya pelat hitam

Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dijerat dengan Pasal 287 ayat (4) UU LLAJ dengan sanksi pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda maksimal Rp 250 ribu.

4. Balap liar dan kebut-kebutan

Aksi balap liar akan dijerat dengan pasal 297 juncto Pasal 115 huruf b UU LLAJ dengan sanksi kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda maksimal Rp 3 juta.

5. Menggunakan HP saat berkendara

Penggunaan ponsel saat berkendara dikenai Pasal 283 UU LLAJ dengan sanksi denda maksimal Rp 750 ribu.

6. Tidak menggunakan helm SNI

Dikenai Pasal 291 UU LLAJ dengan sanksi denda maksimal Rp 250 ribu.

7. Tidak memakai sabuk pengaman

Pengemudi kendaraan roda empat yang tidak mengenakan sabuk pengaman saat berkendara dijerat Pasal 289 UU LLAJ dengan ancaman denda maksimal Rp 250 ribu.

8. Berboncengan motor lebih dari 1 orang

Dikenai Pasal 292 UU LLAJ dengan ancaman denda maksimal Rp 250 ribu.

Ayo berkendara dengan aman dan patuh aturan berlalu lintas!

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait