menu
user
URnews

Netizen Salah Serang Aplikasi 'Restock' yang Disangka Milik Muhammad Farid Andika

Nivita Saldyni,
8 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Netizen Salah Serang Aplikasi 'Restock' yang Disangka Milik Muhammad Farid Andika
Image: Aplikasi ReStock yang diserang netizen Indonesia. (Foto: Nivita Saldyni/Urbanasia)

Jakarta - Penangkapan Muhammad Farid Andika yang viral usai menodongkan pistol jadi perbincangan hangat. Buntutnya Restock.id, perusahaan yang didirikannya jadi sorotan netizen.

Yap, startup fintech peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia ini jadi sorotan usai sikap arogan sang founder sekaligus CEO-nya yang jadi viral beberapa waktu lalu. Geram dengan sikap tersebut, netizen pun menyerang aplikasi ReStock yang ada di Google Play Store. Namun, sayangnya netizen Indonesia salah sasaran.

Berdasarkan pantauan Urbanasia, aplikasi ReStock yang diserang netizen Indonesia bukanlah aplikasi milik perusahaan yang dijalankan Muhammad Farid Andika. Aplikasi yang diserang netizen ternyata buatan GetReStock, startup dari luar negeri. Duh.

Serangan itu secara kompak diberikan netizen pada Minggu, 4 April 2021. Mereka ramai-ramai memberikan bintang 1 dan komentar negatif di kolom review.

"Trash CEO trash app," komentar salah seorang netizen.

"Ooo ini aplikasi koboi, ikut bintang 1 deh," komentar lainnya.

"Ga jadi install... CEO nya sering kesurupan," tulis salah seorang netizen.

"CEO nya bar bar. Udah salah bukan minta maaf malah nodong pake pistol. Go to jail...!!," kata netizen lain.

1617590444-ReStock-review.JPGSumber: Tangkapan layar komentar-komentar netizen Indonesia di aplikasi ReStock. (Foto: Nivita Saldyni/Urbanasia)

1617590447-komentar-aplikasi-ReStock.JPGSumber: Tangkapan layar komentar-komentar netizen Indonesia di aplikasi ReStock. (Foto: Nivita Saldyni/Urbanasia)

Penilaian buruk yang diberikan oleh para netizen ini berhasil membuat nilai aplikasi ReStock di Google Play Store buruk. Hingga Senin (5/4/2021), aplikasi penghitung kebutuhan rumah tangga itu memiliki rating 3,9 di Google Play Store.

Belum ada lagi review negatif yang ditemukan Urbanasia pada Senin pagi. Namun dari pantauan kami, selain komentar negatif, banyak juga netizen Indonesia yang memberikan bintang 4 atau 5. Mereka bahkan ikut meminta maaf atas kelakuan netizen Indonesia lainnya dan ikut mengingatkan bahwa netizen Indonesia yang memberikan bintang 1 sudah salah sasaran.

Lagi-lagi perilaku netizen Indonesia jadi sorotan. Hal ini tentu mengingatkan kita tentang penelitian Microsoft lewat survei Digital Civility Index (DCI) tentang perilaku online. Dalam hasil survei tersebut, netizen Indonesia berada di tingkat paling bawah dalam hal kesopanan di media sosial.

Seperti yang Urbanasia beritakan sebelumnya, nama Muhammad Farid Andika viral usai aksinya menodongkan pistol setelah menyerempet seorang perempuan pengendara motor terekam dalam sebuah video. Buntut aksi yang terjadi pada 2 April 2021 itu, Muhammad Farid Andika kini telah diamankan polisi.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait