URnews

Ngamuk Aparat Telat Antisipasi Tragedi Itaewon, Presiden Korsel: Polisi Tanggung Jawab!

William Ciputra, Senin, 7 November 2022 17.30 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Ngamuk Aparat Telat Antisipasi Tragedi Itaewon, Presiden Korsel: Polisi Tanggung Jawab!
Image: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol. (Instagram/sukyeol.yoon)

Jakarta - Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol marah besar kepada pihak kepolisian yang dianggapnya lamban dalam mengantisipasi kerumunan massa yang berujung maut pada perayaan Halloween di Itaewon, Seoul beberapa waktu lalu. 

Melansir Yonhap, Senin (7/11/2022), Yoon mengaku tidak bisa memahami mengapa polisi tidak berbuat banyak dalam mencegah tragedi yang menewaskan ratusan orang tersebut. 

Menurut Wakil Juru Bicara Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myoung, Yoon menyebut situasi saat itu seperti ‘neraka’. Hal itu lantaran massa berkumpul pada pukul 5.50 dan ada laporan melalui 112 pada 6.34 waktu Korea. 

“Siapa yang bertanggung jawab mencegah insiden ini? Tentu polisi,” kata Lee menirukan pernyataan Yoon saat pertemuan pemerintah-sipil beberapa waktu lalu. 

Kata Yoon, saat kejadian memang ada petugas lain selain polisi, yaitu petugas kebakaran. Hanya saja, konsentrasi petugas kebakaran saat itu adalah menyediakan pertolongan medis kepada korban. 

Dengan demikian, Yoon merasa klaim yang menyebut polisi tidak menyadari akan banyak massa yang datang sebagai pernyataan yang di luar nalar. 

“Polisi kita tidak seperti polisi sampah seperti itu. Mereka memiliki kemampuan informasi yang luar biasa. Jadi mereka hanya menonton selama empat jam?” katanya. 

Masih kata Yoon, seharusnya polisi bisa segera bertindak meski tanpa ada laporan melalui 112. 

Pernyataan dan kritik keras yang disampaikan Yoon melalui penuturan Lee itu disampaikan dalam sebuah pertemuan tertutup dari media. 

Menurut Lee, Yoon juga sempat menyampaikan permohonan maaf pertama yang diucapkannya secara formal terkait insiden Itaewon. 

Yoon mengaku sama sekali tidak bisa membandingkan dirinya dengan para orangtua yang kehilangan anak mereka. Namun, sebagai presiden yang harus melindungi semua rakyatnya, Yoon merasa sangat berduka. 

“Saya meminta maaf kepada keluarga yang ditinggalkan dalam tragedi yang tak tergambarkan serta kepada seluruh bangsa yang turut berbagi kesedihan,” katanya. 

Dalam kesempatan tersebut, Yoon juga meminta jajarannya untuk menangani tragedi ini secara bertanggung jawab dan penuh simpati. 

Diketahui, sebanyak 156 orang tewas dalam tragedi Halloween maut di Itaewon pada 29 Oktober 2022 lalu. Sebagian dari jumlah tersebut merupakan warga negara asing. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait