Roundup 23 September: Google Salah Transfer hingga Johhny Deep Disebut Pacari eks Pengacara

Jakarta - Sejumlah informasi terangkum pada Jumat (23/9/2022) nih, Urbanreaders!
Kabar di antaranya soal penetapan 10 tersangka dalam OTT di MA, lalu Johnny Depp yang dikabarkan pacari eks pengacaranya, hingga Google yang salah transfer miliar rupiah pada seorang blogger.
Nah, biar nggak penasaran, langsung saja berikut roundup top lima news Urbanasia hari ini.
1. 10 Orang Ditetapkan Tersangka dalam OTT di MA, Salah Satunya Hakim Agung
Sumber: Konferensi pers OTT KPK terkait dugaan suap pengurusan perkara di MA, Jumat (23/9/2022) dini hari. (YouTube KPK RI)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 10 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia.
Dari 10 tersangka itu, satu di antaranya adalah Hakim Agung MA, Sudrajad Dimyati (SD).
Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, penetapan 10 tersangka ini merupakan hasil penyelidikan terhadap laporan masyarakat terkait dugaan korupsi tersebut.
2. Johnny Depp Dikabarkan Pacari Eks Pengacaranya yang Berstatus Menikah
Sumber: Johnny Depp (Instagram @johnnydepp)
Johnny Depp dikabarkan berkencan dengan mantan kuasa hukumnya, Joelle Rich yang mewakilinya dalam gugatan kasus tahun 2020 silam.
Melansir Etonline, Jumat (23/9/2022), bintang 'Pirates of The Caribbean' itu membenarkan jika ia terlibat hubungan asmara dengan eks pengacara Inggrisnya, Joelle Rich.
Kala itu, Rich membantu Depp menangani kasus gugatan pencemaran nama baik terhadap The Sun, News Group Newspapers, usai media itu menerbitkan sebuah artikel pada April 2018, yang menyebut Depp sebagai 'pemukul istri'.
3. Waduh! Google Salah Transfer Rp 3,7 Miliar ke Blogger
Sumber: Twitter/samwcyo
eorang blogger dan insinyur keamanan siber bernama Sam Curry mengaku dapat kiriman uang oleh Google dengan nominal USD 249.999 atau sekitar Rp 3,7 miliar. Padahal dia tidak merasa mengerjakan proyek atau program apapun untuk raksasa teknologi tersebut.
Sam mengaku sampai harus menunggu hampir sebulan untuk mendengar kabar dari Google atas uang yang dikirim itu. Sam pun akhirnya menceritakan soal kiriman uang itu di akun Twitter-nya. Upaya tersebut demi mendapat tanggapan dari Google.
"Sudah lebih dari 3 minggu sejak Google secara acak mengirimi saya US$ 249.999 dan saya masih belum mendengar apapun tentang tiket dukungan," tulis Sam dikutip Urbanasia, Jumat (22/9/2022).
4. NU Jabar Haramkan Pilih Eks Koruptor dan Anggota Ormas Terlarang di Pemilu
Sumber: Ilustrasi surat suara pada Pemilu 2019. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
Pengurus Wilayah Lembaga Bahstul Masail Nahdlatul Ulama (PW LBMNU) Jawa Barat (Jabar) menyatakan pencalonan dan pemilihan eks koruptor dan anggota ormas terlarang dalam kontestasi pemikihan umum (Pemilu) hukumnya haram.
NU Jabar juga memutuskan hal tersebut berlaku bagi keterunan eks koruptor dan anggota ormas terlarang.
"Haram hukumnya memilih dan mencalonkan diri bagi eks koruptor dan anggota ormas terlarang beserta keturunannya dengan alasan karena berpotensi menimbulkan mafsadah (kerusakan, kebinasaan, atau akibat buruk yang menimpa seseorang/kelompok karena perbuatan atau tindakan pelanggaran hukum)," kata NU Jabar dikutip dari keterangan resminya, Jumat (23/9/2022).
5. Nadiem Makarim Punya Tim 400 Orang di Luar Kementerian, Tugasnya Apa?
Sumber: Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dalam rangkaian United Nations Transforming Education Summit di Markas besar PBB. (Instagram @nadiemmakarim)
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengaku memiliki tim berjumlah 400 orang yang terdiri dari manajer produk, insinyur perangkat lunak, dan ilmuwan data, yang bekerja untuk Kemendikbudristek.
Hal ini disampaikan oleh Nadiem saat dirinya berbagi praktik baik transformasi teknologi dalam pendidikan di Indonesia pada rangkaian United Nations Transforming Education Summit di Markas besar PBB.
“Kami sekarang memiliki 400 product manager, software engineer, dan data scientist yang bekerja sebagai tim yang melekat untuk Kementerian,” kata Nadiem Makarim dalam unggahan video di Instagram @nadiemmakarim dikutip Urbanasia Jumat (23/9/2022).
