Teleskop James Webb Tangkap Keindahan Neptunus Lengkap dengan Cincinnya

Jakarta – Teleskop luar angkasa James Webb milik NASA sedang memamerkan kemampuannya menangkap pemandangan cincin planet Neptunus paling jelas setelah 30 tahun.
Yang paling mencolok dari gambar itu adalah tampilan cincin planet yang tajam, beberapa di antaranya bahkan belum terdeteksi sejak Voyager 2 NASA jadi pesawat ruang angkasa pertama yang mengamati Neptunus di tahun 1989. Selain menangkap cincin Neptunus dengan lebih dekat dan lebih terang, teleskop Webb juga dengan jelas menunjukkan pita debu Neptunus.
“Sudah tiga dekade sejak terakhir kali kami melihat cincin samar dan berdebu ini. Ini pertama kalinya kami melihat dalam inframerah,” kata pakar sistem Neptunus dan ilmuwan interdispliner untuk Webb, Heidi Hammel, Jumat (23/9/2022).
Sumber: Neptunus hasil tangkapan Teleskop James Webb (Foto: Instagram/NASA)
Kualitas gambar Webb yang sangat stabil dan presisi memungkinkan kita melihat cincin Neptunus lebih dekat. Neptunus sendiri telah memikat para peneliti sejak penemuannya pada tahun 1846. Terletak 30 kali lebih jauh dari matahari daripada bumi, Neptunus mengorbit di wilayah terpencil yang gelap di tata surya bagian luar.
Pada jarak ekstrem itu, matahari begitu kecil dan redup sehingga tengah hari di Neptunus mirip dengan senja di bumi di mana langit mulai redup.
Planet Neptunus dicirikan sebagai raksasa es karena susunan kimiawi interiornya. Dibandingkan Jupiter dan Saturnus yang merupakan raksasa gas, Neptunus memiliki unsur-unsur yang lebih berat daripada hidrogen dan helium dan jumlah kecil gas metana. Inilah yang membuat Neptunus punya penampakan khas berwarna biru jika dilihat dari teleskop luar angkasa Hubble.
Namun tidak begitu penampakannya menurut kamera Inframerah Dekat (NIRCam) teleskop Webb yang memotret objek dalam kisaran inframerah dekat dari 0,6 hingga 5 mikron. Faktanya, gas metana sangat kuat menyerap cahaya merah dan inframerah. Jadi Neptunus terlihat cukup gelap pada panjang gelombang inframerah dekat ini.
Sumber: Bulan Neptunus, Triton, tergambar dalam teleskop James Webb (Foto: Instagram/.NASA)
Selain itu, Webb juga menangkap 7 dari 14 bulan Neptunus yang diketahui. Sebuah kilau bulan tampak mendominasi gambar yang dihasilkan teleskop Webb, tampil sebagai titik cahaya yang sangat terang dengan paku difraksi khas yang terlihat di banyak gambar Webb. Bulan besar dan tidak biasa dari Neptunus ini bernama Triton.
Berselimutkan nitrogen kental yang membeku, Triton memantulkan rata-rata 70 persen sinar matahari, mengungguli Neptunus dalam atmosfer planet yang digelapkan oleh penyerapan metana pada panjang gelombang inframerah.
Triton bergerak di sekitar Neptunus dalam orbit mundur (retrograde) yang tidak biasa, membuat para astronom berspekulasi bahwa bulan ini awalnya adalah sabuk Kuiper yang ditangkap oleh gravitasi Neptunus. Penelitian tambahan mengenai Triton dan Neptunus akan direncanakan di tahun mendatang.
