beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URstyle

Orangtua di Jakarta Diimbau Sukseskan Bulan Imunisasi Anak Nasional

Hanisa Sutoyo,
4 Agustus 2022 20.43.43 | Waktu baca 3 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Orangtua di Jakarta Diimbau Sukseskan Bulan Imunisasi Anak Nasional
Image: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Instagram/Anies)

Jakarta - Imunisasi merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kekebalan dan menekan resiko kematian akibat penyakit. Karena itu, dalam rangka Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN), Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengajak para orangtua di Jakarta untuk mengimunisasi anak-anak mereka.

Sekitar 800 ribu anak bangsa berisiko lebih besar tertular sejumlah macam penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin, seperti difteri, tetanus, campak, rubella, dan polio. Dengan imunisasi, sedari awal tubuh diperkenalkan untuk memerangi penyakit. Maka dari itu, proses imunisasi amat dianjurkan untuk dilakukan.

Namun, di masa pandemi ini, perhatian terhadap imunisasi lebih berfokus pada vaksinasi COVID-19, yang akhirnya membuat imunisasi untuk anak menurun cakupannya. Berdasarkan data rutin terbaru Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, cakupan imunisasi dasar lengkap telah menurun secara signifikan, dari 84,2% pada tahun 2020, menjadi 79,6% pada tahun 2021.

Sejumlah faktor yang mempengaruhi hal tersebut di antaranya, gangguan rantai pasokan, aturan pembatasan kegiatan, dan berkurangnya ketersediaan tenaga kesehatan. Hal ini juga membuat terhentinya sebagian layanan vaksinasi, terlebih saat puncak pandemi COVID-19. 

Survei yang dilakukan oleh Kemenkes dan UNICEF pada tahun 2020 juga menemukan bahwa, setengah dari orang tua dan pengasuh enggan membawa anaknya ke fasilitas kesehatan karena takut tertular COVID-19 atau khawatir tidak ada protokol kesehatan yang tepat.

 

Dari sini, membuat pemerintah berinisiatif untuk menyelenggarakan BIAN. Kegiatan ini juga dilakukan dalam rangka pekan imunisasi dunia. Kampanye BIAN ini dilakukan sepanjang Agustus 2022. 

Sebagai pembukaannya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melaksanakan acara pencanangan BIAN pada Rabu (03/08/2022) di RSUD Cengkareng.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengajak seluruh warga DKI untuk bertanggung jawab dalam melindungi anak-anak.

“Kami mengajak seluruh orang tua untuk ambil tanggung jawab lindungi anak-anak. Bagi orangtua penting untuk melindungi anak-anak yang kita cintai. Jangan biarkan anak-anak berinteraksi dengan lingkungan tanpa terlindungi imunisasi,” pesan Anies.

Anies menambahkan, para orangtua tidak hanya memperdulikan anak kandungnya, tetapi anak-anak lain yang juga mungkin belum diimunisasi lengkap.

“Seluruh anak-anak, bukan hanya anak-anak kita tetapi keponakan dan lainnya. Tanyakan sudahkah mengambil kesempatan (melengkapi status imunisasi), kalau belum ajak untuk mereka imunisasi, tambahan campak rubela. Kami sering mengimbau ketika kita melihat ada anak-anak, pandanglah mereka sebagai anak kita,” lanjutnya

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti menyampaikan bahwa BIAN merupakan upaya pencegahan agar tidak terjadi Kejadian Luar Biasa untuk Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (KLB PD3I), akibat dari penurunan cakupan imunisasi rutin pada anak selama pandemi COVID-19.

Provinsi DKI Jakarta dalam menjalankan BIAN ini memiliki sasaran bayi dan balita usia 9-59 bulan, dengan imunisasi yang diberikan adalah imunisasi tambahan Campak Rubella, tanpa memandang status imunisasi. 

Selain itu, imunisasi kejar bagi yang belum lengkap imunisasi Polio Oral sebanyak 4 kali, Polio Suntik sebanyak 1 kali, dan DPT-Hb-Hib (Pentabio) sebanyak 3 kali.

“Dengan jumlah sasaran selama Agustus 2022 sebanyak 715.786 anak atau 35.789 target per hari, maka dibutuhkan dukungan dari berbagai lintas sektor dan profesi. Diharapkan KLB PD3I di Provinsi DKI Jakarta dapat dicegah dengan suksesnya BIAN pada tahun 2022 ini,” pungkas Widyastuti.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait