URoto

4 Tanda V Belt Mobil Wajib Ganti

Annisa Tiara Jelita, Senin, 19 Desember 2022 15.27 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
4 Tanda V Belt Mobil Wajib Ganti
Image: V Belt. (Auto2000)

Jakarta - V belt merupakan salah satu komponen pada mesin mobil yang berhubungan langsung dengan beberapa komponen seperti AC dan Water Pump.

V belt merupakan sebuah penghubung berbahan karet khusus, yang terpasang pada camshaft dan sebuah katup yang terhubung dengan ruang pembakaran.

Tentunya, V belt memiliki fungsi, antara lain memindahkan tenaga dari crankshaft menuju poros penggerak seperti pulley AC, hingga pulley untuk menggerakkan water pump dan masih banyak lagi.

Oleh karena itu, V belt harus dicek secara berkala serta diganti. Jika V belt tidak berfungsi, akan membuat katup bertabrakan dengan piston.

Tabrakan ini akan menimbulkan kerusakan yang fatal karena dapat merusak komponen internal pada mesin, serta mobil bisa saja turun mesin.

Berikut adalah cara mengetahui kapan V belt harus diganti, antara lain:

1. Waktu jarak tempuh

Disarankan agar V belt diganti ketika jarak tempuh mobil sudah mencapai 20.000 sampai 40.000 km.

2. V belt mengendur

Karet V belt yang sudah tidak elastis juga akan terasa kendur. Jika karet mengendur, kemungkinan komponen piston dan camshaft akan bertabrakan secara keras. Hal tersebut akan membuat performa mobil menjadi kurang baik bahkan mesin mobil tidak dapat dinyalakan.

3. V belt terasa tipis

Jika V belt tipis, menandakan bahwa fungsingya untuk menggerakan beberapa komponen berjalan dengan baik. Namun, V belt yang tipis harus secepatnya diganti agar tidak merugikan mesin mobil.

4. Gerigi aus atau hilang

V belt memiliki dua jenis permukaan, yang halus dan bergerigi. Gerigi akan terus bergesekan dengan komponen lain, sehingga bentuknya akan menjadi rata dan aus. Jika hal tersebut terjadi, maka akan membuat daya cengkraman V belt menurun.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait