URoto

Kapan Mengganti Minyak Rem Mobil?

Annisa Tiara Jelita, Selasa, 29 November 2022 14.31 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Kapan Mengganti Minyak Rem Mobil?
Image: Ilustrasi rem mobil. (Pinterest/Tom Harris).

Jakarta - Minyak rem merupakan pelumas dari sistem pengereman. Oleh karena itu, minyak rem harus selalu dicek untuk menjaga keselamatan berkendara. Tanpa minyak rem, sistem pengereman tidak akan bekerja atau akan membuat rem menjadi blong.

Minyak rem mobil wajib diganti secara berkala. Jika minyak rem tidak diganti apalagi dalam waktu lama, maka kemungkinann akan timbul kerusakan di seal master.

Kerusakan tersebut berbahaya karena dapat membuat kendaraan tidak bisa direm. Jika sering diganti, maka akan mengindari mobil dari risiko kerusakan pada sistem pengereman. 

Lebih baik mengganti minyak rem saat mobil sudah di 20.000 sampai 40.000 km sekali. Namun hal ini tergantung dari kualitas minyak rem yang digunakan. 

Mengutip dari laman resmi Suzuki, Selasa (29/11/2022), minyak rem dapat dikatakan berkualitas jika memiliki nilai titik didih yang tinggi, ramah terhadap seal, memiliki fitur khusus untuk mencegah karat, memiliki kekentalan yang tepat dan tidak menimbuklan endapan.

Minyak rem sendiri terbuat dari bahan sintetis yang bersifat asam. Kebanyakan minyak rem yang digunakan saat ini berbasis glikol-eter.

Minyak rem Glycol-ether (DOT 3, 4, dan 5.1) bersifat higroskopis, yang berarti mereka menyerap uap air dari melalui pori-pori mikroskopis di selang karet maupun paparan.

Rem akan bekerja dengan mengubah energi gerak ke energi panas. Jika sedang melakukan pengereman, maka mesin akan sangat panas. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait