beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URnews

Pelaku Pembunuhan Mahasiswa Unpad Ditangkap, Ternyata Teman Korban

Itha Prabandhani,
12 November 2022 14.26.05 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Pelaku Pembunuhan Mahasiswa Unpad Ditangkap, Ternyata Teman Korban
Image: Ilustrasi pembunuhan. (PIXABAY/geralt)

Jakarta - Tak butuh waktu lama buat polisi mengusut kasus pembunuhan terhadap mahasiswa Unpad berinisial CAM (23), yang tewas ditusuk orang tak dikenal di rumahnya di Perumahan Gading Tutuka Residen 2, Desa Ciluncat, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Dalam waktu kurang dari 24 jam, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandung berhasil membekuk sang pelaku pembunuhan.

Menurut Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo, pelaku penusukan yang mengakibatkan korban tewas adalah temannya sendiri berinisial FA (24). Polisi dapat meringkus pelaku dengan cepat berdasarkan penyelidikan, keterangan para saksi, serta pendalaman bukti-bukti lainnya.

“Kami lakukan serangkaian penyelidikan yang mana mendapatkan informasi-informasi dari para saksi, kemudian beberapa alat bukti lainnya, sehingga pada pukul 11.30 WIB di hari yang sama, kami bisa mengamankan tersangka di rumah orang tua tersangka,” kata Kusworo di Polresta Bandung, seperti dikutip ANTARA, Sabtu (12/11/2022).

Lebih lanjut Kusworo menjelaskan kronologi peristiwa tersebut. Kasus itu bermula saat pelaku FA membeli jaket ojek online serta membawa senjata tajam, lalu mendatangi rumah pelaku.

Setelah sampai di rumah korban, pelaku lantas masuk ke dalam rumah korban dengan berpura-pura mengantar kiriman paket. Hal itu dilakukan agar ia bisa leluasa masuk ke rumah korban.

“Setelah berada di dalam rumah, tersangka langsung mengeluarkan pisaunya atau senjata tajamnya dan menusukkan beberapa kali ke tubuh korban,” kata Kusworo.

Berdasarkan kronologi kejadian, Kusworo mengatakan bahwa kasus itu termasuk dalam pembunuhan berencana. 

Adapun motif pelaku melakukan aksi kejinya adalah karena sakit hati kepada korban yang berupaya menyebarluaskan kekurangan dari pelaku di media sosial.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait