menu
user
URnews

Pemkab Magetan Canangkan Gerakan Bermasker 24 Jam, Ini Respons Warga

Shelly Lisdya,
sekitar 2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Pemkab Magetan Canangkan Gerakan Bermasker 24 Jam, Ini Respons Warga
Image: Ilustrasi Pakai Masker. (Pixabay/coyot)

Magetan - Pemerintah Kabupaten Magetan canangkan gerakan Magetan bermasker sehari penuh atau 24 jam. Hal ini ditujukan guna menekan kasus COVID-19.

Gerakan ini dimulai pada 21 Februari hingga 7 Maret 2021 mendatang. 

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Kabupaten Magetan, Venly Tomy Nicolas mengatakan gerakan memakai masker 24 jam tersebut, dapat menekan kasus konfirmasi baru di Kabupaten Magetan.

“Kami berharap gerakan itu dapat memutus rantai penyebaran COVID-19 hingga 70 persen di Magetan,” kata dia.

Tak hanya itu, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Pemkab Magetan juga meminta guru dan sekolah-sekolah ikut mensukseskan gerakan Magetan bermasker 24 Jam.

Dalam pamflet yang bertuliskan warga diimbau tidak melepas masker bila tidak sangat perlu baik di dalam atau di luar rumah. Dan menghindari berinteraksi dan berkomunikasi jarak dekat dengan orang yang tidak bermasker.

Sontak, kebijakan Pemkab Magetan itu menuai pro dan kontra di masyarakat. Dari laman Facebook Berita Magetan, tak sedikit masyarakat yang mengkritik.

"Tidak setuju, dipakai sebentar saja sudah sesak apalagi 24 jam full," kata warga Babadan Magetan, Misriati kepada Urbanasia, Senin (22/2/2021).

"24 jam kok ngambu ababe dewe.. Lha bongko,” kritik akun Asep Saputra Wijaya dalam postingan Berita Magetan.

Sementara itu, berdasarkan rilis yang dikeluarkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Magetan, kasus COVID-19 sejak awal Januari 2021 hingga saat ini terus meningkat signifikan.

Per 19 Februari 2021, total sudah ada 2.322 orang terkonfirmasi COVID-19 di Magetan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.889 orang dinyatakan sembuh, meninggal dunia 183 orang, dan dalam pemantauan 258 orang.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait