Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URstyle

Pemkot Surabaya Sulap Jalan Tunjungan Menjadi Kawasan Wisata

Nivita Saldyni,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Pemkot Surabaya Sulap Jalan Tunjungan Menjadi Kawasan Wisata
Image: Mural dengan tema protokol kesehatan hiasi kawasan Jalan Tunjungan Surabaya. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).

Surabaya - Jalan Tunjungan, salah satu ikon Kota Surabaya mulai dipercantik. Kawasan penuh sejarah itu kini mulai dihiasi dengan mural bertemakan protokol kesehatan yang diinisiasi oleh BPB dan Linmas Kota Surabaya.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan rencananya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyulap kawasan itu jadi salah satu kawasan wisata. Dengan menghidupkan kembali Jalan Tunjungan sebagai kawasan wisata ini, Pemkot ingin membangkitkan kembali perekonomian UMKM Surabaya.

"Setelah Surabaya sudah masuk ke dalam level 1, maka ini waktunya kita bangkit menggerakan ekonominya UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Surabaya," kata Eri.

"Nanti InsyaAllah juga ada pembukaan Jalan Tunjungan. Saya nanti nyuwun tolong (minta tolong), semua pengusaha di Surabaya memakai batiknya Surabaya untuk jalan di Jalan Tunjungan bersama walikota dan Forkopimda," imbuhnya.

Dengan semangat gotong-royong dan kebersamaan antara stakeholder, masyarakat dan Forkopimda, Eri pun optimis Kota Pahlawan akan menjadi kota yang lebih hebat dari hari ini. Untuk itu, ia berterima kasih atas dukungan dari berbagai pihak.

"Matur nuwun (terima kasih) Bapak Ibu yang selalu support Pemkot Surabaya sehingga Surabaya terus bisa bergerak di masa pandemi COVID-19," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji berharap Jalan Tunjungan bisa jadi ikon pemulihan ekonomi Kota Pahlawan. Hal itu disampaikannya saat meninjau kawasan Jalan Tunjungan pada Minggu (31/10/2021) malam.  

"Saya berharap Jalan Tunjungan menjadi ikon pemulihan ekonomi Kota Surabaya, nantinya akan ditata sedemikian rupa," kata Armuji.

"Kalau Bandung punya Braga, Yogyakarta punya Malioboro, lalu Surabaya punya Tunjungan," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu pula, ia memastikan penataan di kawasan bersejarah itu sudah sesuai dengan instruksi Wali Kota. Untuk itu, ia berpesan agar warga Surabaya tak hanya mendukung pergerakan ekonomi kota tapi juga tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Angka COVID-19 di Surabaya dapat ditekan, pertumbuhan dan pemulihan ekonomi perlahan berjalan. Saya minta warga tetap patuhi prokes dan anjuran pemerintah," pesannya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait