menu
user
URnews

Penjelasan Satpol PP soal Video Penertiban Skateboarder di HI: Mereka Tak Pakai Masker

Eronika Dwi,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Penjelasan Satpol PP soal Video Penertiban Skateboarder di HI: Mereka Tak Pakai Masker
Image: Ilustrasi Skateboard. (Foto: Pixabay/anrita1705)

Jakarta - Media sosial dihebohkan dengan video cekcok antara pemain skateboard dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta di trotoar Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Dalam video berdurasi semenit yang diunggah akun Instagram @masihanakanakjuga, terlihat Satpol PP berusaha merebut skateboard dari tangan seorang pria.

Petugas berseragam cokelat itu terlibat adu mulut dengan sang pemilik yang berusaha mempertahankan papan skate-nya. Sementara petugas lainnya menyeret seorang pemain skateboard yang tidak memakai masker.

Dalam keterangannya, @masihanakanakjuga mengaku sempat ditendang oleh petugas saat akan dibawa ke kantor Satpol PP.
 
"Sampai pd akhir nya sy tdk mau di bawa dan dia tetap sampai sempat menendang saya dengan lutut nya mengenai paha saya," tulisnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin, menegaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan karena melanggar protokol kesehatan di masa pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

Arifin mengatakan bahwa para pemuda yang tengah bermain skateboard itu berkerumun dan tidak memakai masker.

"Kemarin sore didapati pemain skateboard yang berkerumun dan tidak memakai masker, padahal dari awal sudah diingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan," kata Arifin kepada wartawan, Kamis (4/3/2021).

Lalu, mengenai terjadinya cekcok, Arifin menjelaskan bahwa sebenarnya jajaran Satpol PP hanya sekadar ingin melakukan pendataan pelanggaran protokol kesehatan dan memberi edukasi kepada para pemuda tersebut.

Namun, para pemuda tersebut langsung berlarian saat melihat jajaran Satpol PP datang. Hal itu yang kemudian membuat anak buahnya berupaya menahan sementara skateboard mereka agar tidak kabur.

"Sebenarnya cuma ingin didata saja. Tidak ada penyitaan skateboard. Didata kalau dia tidak gunakan masker, jadi kita kenakan penindakan. Habis itu mereka juga langsung pulang," tuturnya.

"Jadi ini hanya kaitannya dengan protokol kesehatan karena ini kan masa masih PPKM, ada pembatasan kegiatan masyarakat. Dan ini mainnya nggak menggunakan masker. Hanya soal itu sebenarnya," lanjutnya.

Selanjutnya, Arifin mengatakan, akan memberi teguran kepada jajarannya jika menindak secara berlebihan.

"Kita berharap ini tidak dibesar-besarkan, namanya dinamika di lapangan kan, tapi tentu kalau anggota kami berlebihan, kita akan kasih peringatan kepada anggota," pungkasnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait