menu
user
URtrending

Viral, Pria Paruh Baya Asal Bandung Kalahkan Master Catur Dunia

Shelly Lisdya,
sekitar 2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Viral, Pria Paruh Baya Asal Bandung Kalahkan Master Catur Dunia
Image: ilustrasi catur (Freepik/jcomp)

Jakarta - Baru-baru ini viral seorang pria paruh baya asal Bandung mengalahkan master catur internasional, GothamChess. Namun, bukannya malah senang justru ada drama dalam pertandingan online itu.

Kisahnya bermula ketika sang anak, Ali Akbar menceritakan ayahnya Dadang Subur, sedang bermain catur online di Chess.com.

Kemudian Dadang bertemu GothamChess, Master Internasional dengan 2.400 ELO. Dan memiliki 19 ribu pengikut.

Selain dikenal sebagai Master Internasional, GothamChess juga merupakan streamer Twitch dan pembuat konten YouTube dengan 700 ribu subscriber.

Nah, kemudian Dadang dan GothamChess terlibat dalam pertandingan catur. Pertandingan tersebut disaksikan oleh ribuan penonton selama siaran langsung Twitch GothamChess.

Dalam pertandingan itu, Dadang berhasil mengalahkan master internasional. Merasa kesal, sekelompok fans GothamChess yang kecewa melaporkan Dewa_Kipas (akun Dadang) dan menuduhnya curang, yang mengakibatkan akun Dadang diblokir.

Merasa geram, Ali Akbar pun menceritakan di laman Facebook pribadinya. Ia pun merinci kronologi sebelum akun ayahnya diblokir.

1614849145-klarifikasi-juara-catur.jpegSumber: Ali Akbar menceritakan kronologi sebelum akun ayahnya diblokir di laman Facebook pribadinya. (Tangkapan layar Facebook Ali Akbar)

"Pendapat Soal Pertandingan melawan GothamChess kemarin, jadi bapak gw berpikir kalau Levy ini agak meremehkan lawannya karena ketemu lawan yang nggak punya gelar master, jadi dia mainnya agak lengah. Nah, bapak gw memanfaatkan semua blunder yang dilakukan Levy buat menyerang," tulisnya.

Dalam postingan Facebook-nya, ia juga menyatakan bahwa ayahnya adalah mantan pecatur profesional. Namun, sejak ia menemukan permainan catur online, ayahnya telah memainkan 232 pertandingan dengan 90 kekalahan dan 10 seri, dengan ELO 2.300.

Ali pun juga menyebut karena sering main di mode peringkat dan bertemu dengan beberapa pecatur hebat lain dalam Chess.com, ELO yang dimilikinya juga cepat naik. Tentu, karena Dadang selalu menang. Sang ayah juga bermain nonstop.

"Peningkatan ELO yang drastis karena bermain Non-stop itu Normal, karena bapak gw saat di klub juga punya banyak kenalan yang main catur non-stop berjam-jam di depan meja melawan banyak pemain," tulis Ali Akbar.

"Ini cuma Video Santai aja, Ngerekamnya spontan sambil ngobrol. Tapi minimal kalian bisa tahu passion pak Dadang ini dalam dunia catur. Dan dia juga bingung, mau curang itu gimana caranya? Pas dia lawan GothamChess itu Jam 11 malam, iseng main Ranked Match sebelum tidur, dia nggak ngelihat siapa lawannya. Dia cuma senang aja kalo ketemu lawan yang punya simbol GM, FM atau IM. Iseng main lho itu," tambahnya.

Atas ulah fans GothamChess yang membuat akun Dewa_Kipas diblokir, Ali Akbar menanggapi dengan santai dan menyebut jika bapaknya ingin beristirahat.

"Sebenarnya bapak gw bersyukur karena akunnya diblokir, karena selama ini dia selalu bermain sampai lupa waktu. Dan seakan kayak yang diingetin supaya berhenti main. Tidak ada rencana untuk mengembalikan akun yang terblokir, biarlah bapak gw beristirahat dengan tenang," terangnya.

Facebook terbaru Ali Akbar, ia dan GothamChess telah berdamai. Ia pun setuju untuk menghapus postingan sebelumnya yang berisi komentarnya terkait pencekalan akun Dewa_Kipas.

"Jadi Gw udah dihubungi oleh Pihak Levy (GothamChess) dan menjelaskan semua masalahnya baik-baik. Akhirnya kita berdua udah mencapai kesepakatan kalau masing-masing post akan dihapus," tulisnya lagi.

Berikut pernyataan Ali Akbar:

"Ini Pesan yang gw kirim ke Mr. Levy, Semoga berhasil mencapai titik terang. 

Tn. Levy, merupakan suatu kehormatan untuk berbicara dengan Anda.

Pertama, permintaan maaf saya yang terdalam tentang sekelompok orang Indonesia mulai menindas Anda tanpa berpikir karena Post saya. 

Kedua, tentang pertandinganmu melawan Ayahku kemarin. Ya, itu tidak curang, saya jamin. Saya bisa menjelaskan semuanya tentang ketidaknormalan ayah saya tentang statistiknya di chess-com. 

Ketiga, Jika Anda ingin berbicara dengan Ayah saya secara langsung, saya dapat mengatur video chat jika Anda tidak keberatan. Tapi Ayahku tidak bisa berbahasa Inggris jadi aku juga akan muncul sebagai penerjemahnya.

Jadi, Izinkan saya Jelaskan. 

Ayah saya adalah Pensiunan Pemain Turnamen sejak beberapa dekade yang lalu. Dia menghadiri begitu banyak turnamen catur lokal sebagai Pemain Klub. Jika Anda tahu tentang PERCASI (Organisasi Catur Terbesar di Indonesia), Ayah saya adalah Bagian dari itu (Mantan Bendahara).

Dan Anda mungkin melihat catatannya penuh dengan Sejarah Pertandingannya melawan Bot yang disebut 'Shredder Chess'."

Sementara itu, menanggapi klarifikasi Ali Akbar, GothamChess melalui akun Twitter miliknya mengaku sudah menghubungi Ali dan akan melakukan pembicaraan lebih lanjut mengenai hal ini. 

"Jadi, saya sudah berbicara dengan Ali Akbar, anak dari pemilik akun Dewa_Kipas. Kami sepakat untuk menemukan solusi terbaik buat semua. Kami akan berdiskusi lebih lanjut mengenai hal ini," tulis @GothamChess, Kamis (4/3/2021). 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait