menu
user
URnews

Polri Amankan 5 Bom Aktif dan Tangkap 13 Terduga Teroris Pasca Bom di Makassar

Anisa Kurniasih,
19 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Polri Amankan 5 Bom Aktif dan Tangkap 13 Terduga Teroris Pasca Bom di Makassar
Image: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Dok. Humas Polri)

Jakarta – Polri melalui tim Detasemen Khusus (Densus) 88 bergerak cepat mengamankan 13 terduga teroris usai peristiwa bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan jajaranya itu menangkap empat orang terduga teroris di Makassar yaitu AS, SAS, MR dan AA.

“Mereka berperan bersama L dan YSM (keduanya pelaku bom bunuh diri) yakni bersama-sama dalam satu kelompok kajian Villa Mutiara,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Senin (29/3/2021) dalam keterangan resminya.

Kapolri menyampaikan, keempat terduga teroris yang ditangkap di Makassar tersebut berperan memberikan doktrin dan mempersiapkan rencana jihad serta membeli bahan-bahan peledak untuk disiapkan bom bunuh diri.

Sementara itu, Listyo Sigit juga mengungkapkan, tim Densus  bergerak melakukan penggeledahan dan penangkapan di dua wilayah yakni Condet Jakarta Timur dan Bekasi Jawa Barat. Empat terduga teroris diamankan yakni A, AH, AJ dan BS berikut barang bukti bom dan bahan peledak lainnya.

“Polisi temukan lima bom aktif. Jenis bom sumbu, 5 Toples besar berisi bahan kimia peledak, sulfur, flash folder dan termometer. Bahan-bahan ini akan diolah menjadi bahan peledak Jumlahnya 4 Kg , kemudian ditemukan bahan peledak lain dengan Jumlah 1,5 Kg,” jelas Kapolri.

Kemudian, hasil operasi penangkapan di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) Densus 88 mengamankan lima terduga teroris dari kelompok Jamaah Ansharut Daullah (JAD).

“Total lima pelaku telah diamankan, serta terus dikembangkan, dalam waktu dekat dapat diamankan,” sambung Kapolri.

Untuk itu, Kapolri meminta agar masyarakat di Jakarta,Makassar, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk melakukan aktivitas seperti biasa dan tetap tenang jangan panik. Ia memastikan, bahwa jajarannya terus mengejar kelompok-kelompok teroris dan mengusut tuntas peristiwa bom bunuh diri ini.

“Saya Himbau masyarakat tetap tenang, tidak usah panik, terkait masalah teroris merupakan tugas kami untuk mengusut tuntas,” tutup Sigit.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait