menu
user
URnews

Pria di Jakarta Bunuh Diri Diduga Depresi Kalah Investasi Saham

Shelly Lisdya,
29 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Pria di Jakarta Bunuh Diri Diduga Depresi Kalah Investasi Saham
Image: Ilustrasi TKP bunuh diri. Sumber: Pinterest/OOLA

Jakarta - Dalam memulai bisnis, terutama bermain investasi saham, potensi keuntungan yang tinggi dari investasi saham pun dibarengi dengan risiko yang tinggi.

Hanya saja, tak sedikit para investor khususnya generasi millenial yang takut menghadapi risiko ketika bermain saham. Banyak dari mereka yang stres, depresi hingga akhirnya berujung pada bunuh diri. 

Seperti baru-baru ini, seorang investor diduga mengalami kerugian besar yang menyebabkan depresi hingga berujung bunuh diri. 

Korban merupakan seorang pria yang berinisial A (27) yang tewas setelah meloncat dari salah satu apartemen di Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (22/3/2021) siang.

Namun, hingga kini pihak kepolisian masih menyelidiki apakah benar korban nekat bunuh diri lantaran mengalami kerugian dari saham atau investasi lainnya.

Kapolsek Setiabudi, AKBP Yogen Heroes Baruno menyatakan dari hasil CCTV, terlihat korban meloncat dari lantai 23.

"Korban meloncat dari lantai 23, dan ditemukan potongan tubuh yang diduga milik korban. Belum diketahui pasti penyebab bunuh dirinya, tapi kemungkinan masalah keuangan dan masih kami selidiki," jelasnya.

Ia juga membeberkan, dari keterangan keluarga korban, ia sering murung dan terdiam beberapa waktu terakhir. Pun tidak ada sesuatu yang mencurigakan di apartemen yang sering dikunjungi A. Pasalnya, apartemen tersebut milik tantenya. Jenazah A kini masih di RS Polri, Jakarta Timur, untuk diotopsi.

Urbanreaders, apabila kamu tengah main investasi saham dan mengalami kegagalan, alangkah baiknya kamu mengunjungi penasihat, konsultan atau psikolog untuk membahas masalahmu. Jangan sampai kamu gegabah dalam mengambil keputusan. 

 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait