menu
user
Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Pria yang Sebut Pengunjung Mal Goblok kena Denda dan Sanksi Sosial

Nivita Saldyni,
4 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Pria yang Sebut Pengunjung Mal Goblok kena Denda dan Sanksi Sosial
Image: Putu Arimbawa (tengah) didampingi Kasatpol PP Surabaya (kiri) dan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya (kanan) di halaman Satreskrim Polrestabes Surabaya, Selasa (4/5/2021)-(Urbanasia/Nivita Saldyni Adiibah)

Surabaya - Kasus pelanggaran protokol kesehatan oleh seorang pengunjung mall di Surabaya, Putu Arimbawa yang viral telah dilimpahkan ke Satpol PP Surabaya. Pelaku pelanggaran protokol kesehatan itu akan dikenai denda administrasi dan juga sanksi sosial. 

Hal itu dijelaskan oleh Kepala Satpol PP Surabaya Eddy Christijanto saat menggelar konferensi pers di halaman Satreskrim Polrestabes Surabaya, Selasa (4/5/2021).

“Berdasarkan Perwali No. 10 Tahun 2021, apa yang dilakukan ini termasuk pelanggaran yang berat terhadap protokol kesehatan karena ia mengajak atau mempengaruhi opini masyarakat untuk tidak memaki masker di masa pandemi ini,” kata Eddy.

Sehingga Satpol PP melihat ada unsur ajakan dan provokatif dalam video yang dibagikan Putu di Instagram pribadinya. Sehingga selain denda administrasi sebesar Rp 150 ribu, Putu juga akan melakukan kerja sosial di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Kota Surabaya.

“Sehingga sanksi yang kami berikan selain denda administrasi, kami akan melakukan kepada yang bersangkutan untuk melakukan tindakan paksaan pemerintah lainnya yaitu berupa kerja sosial di Ponsos (pondok sosial) selama 1x24 jam,” jelasnya.

“Jadi nanti mas Putu ini akan kami ajak ke Ponsos biar dia tahu bagaimana kami melayani PMKS, baik itu warga yang terlantar maupun warga yang terkena gangguan jiwa. Mulai dari makannya jaga kebersihannya dan lain-lain,” imbuhnya.

Menurut Eddy ini adalh sanksi yang tepat agar timbul empati dari dalam diri Putu terhadap masyarakat lain yang membutuhkan bantuan.

“Tujuannya untuk menimbulkan empati ke Mas Putu bahwa masih banyak saudara-saudara kita yang memerlukan bantuan dan kita harus lebih bersyukur diberikan kesehatan oleh Tuhan,” tutupnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait