Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Putri Mako dari Jepang Tolak Rp 19 M Demi Menikah dengan Orang Biasa

Nivita Saldyni,
2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Putri Mako dari Jepang Tolak Rp 19 M Demi Menikah dengan Orang Biasa
Image: Putri Mako dan Kei Komuro saat umumkan pertunangannya pada tahun 2017. (Dok. Kyodo via Antara)

Jakarta - Putri Mako dari Jepang dikabarkan akan segera menikahi tunangannya, Kei Komuro yang merupakan orang biasa.

Keponakan Kaisar Naruhito ini bahkan dilaporkan menolak uang tunjangan sebesar 150 juta Yen atau setara dengan Rp 19,5 miliar untuk menikahi sang kekasih hati yang non-bangsawan.

Anak Putra Mahkota Jepang, Akishino ini sudah jadi sorotan bertahun-tahun lalu sejak mengumumkan rencana pernikahannya dengan orang biasa. Kabar pernikahannya itu pun menjadi kontroversi di Jepang selama beberapa tahun terakhir.

Namun kini Putri Mako dan Komuro dikabarkan telah memutuskan untuk menikah tanpa upacara kerajaan dan menolak pembayaran yang biasa diberikan kepada bangsawan wanita Jepang yang menikah dengan orang biasa.

Putri Mako juga akan kehilangan gelar bangsawannya setelah menikahi orang biasa, menurut aturan suksesi Kekaisaran Jepang.

Melansir New York Post, Rabu (29/9/2021), Putri Mako dan Kei Komuro adalah mantan teman sekelas di kampus. Keduanya bertemu pada 2012 di sebuah restoran saat belajar di Universitas Kristen Internasional (ICU) di Tokyo. Sejak saat itu hubungan keduanya berkembang menjadi hubungan kekasih.

Kemudian pada 2017 lalu, keduanya mengumumkan pertunangannya ketika kakek Putri Mako, Akihito, menjadi kaisar Jepang. Saat itu juga keduanya membahas rencana mereka untuk menikah.

Awalnya upacara pernikahan dijadwalkan berlangsung pada November 2018. Namun kemudian di Februari 2019, Kekaisaran mengumumkan pernikahan itu ditunda karena kurangnya persiapan. 

Penundaan itu diumumkan di tengah isu perselisihan keuangan antara ibu Komuro dan mantan tunangannya. Namun pada April, Komuro menggelar konferensi pers dan menyatakan ada kesalahpahaman soal kondisi keuangan ibunya itu.

Sementara itu, melansir dari South China Morning Post (SCMP), Kei Komuro baru saja kembali ke Jepang dari studi hukumnya di Fordham Law School, New York, Amerika Serikat (AS) pada Senin lalu. Hal ini menjadi kepulangan pertamanya dalam tiga tahun terakhir.

Kembalinya Komuro ini diduga berkaitan dengan pernikahannya yang semakin dekat. Sementara NHK World Japan melaporkan adanya kemungkinan mereka menikah pada bulan Oktober. Keduanya juga dikabarkan berencana untuk tinggal di AS setelah menikah.

Namun hingga saat ini Badan Rumah Tangga Kekaisaran belum berkomentar.

Beberapa media lokal menyebut Komuro diperkirakan akan mengadakan konferensi pers bersama calon istrinya, Putri Mako, setelah menjalani karantina dua minggu sesuai protokol COVID-19 di negara itu. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait