menu
user
URnews

Ratu Elizabeth II Respons Wawancara Meghan & Harry dengan Oprah

Kintan Lestari,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Ratu Elizabeth II Respons Wawancara Meghan & Harry dengan Oprah
Image: Ratu Elizabeth II dan Meghan Markle saat berada di Chester tanggal 14 Juni 2018. Keduanya tengah mengheningkan cipta untuk mengenang orang-orang yang tewas dalam kebakaran Menara Grenfell tahun lalu. (Instagram @theroyalfamily)

London - Keluarga Kerajaan Inggris akhirnya buka suara terkait wawancara yang belum lama ini dilakukan Meghan Markle dan Pangeran Harry di acara Oprah Winfrey.

Dalam wawancara tersebut, Meghan Markle blak-blakan soal kehidupannya saat masih menjadi anggota Kerajaan Inggris. 

Kepada Oprah, Meghan mengatakan kalau dirinya mengalami krisis mental hingga punya rencana untuk bunuh diri, dan menerima perlakuan rasisme baik pada dirinya serta putranya, Archie Harrison Mountbatten-Windsor.

Kemudian Pangeran Harry di acara Oprah buka-bukaan soal hubungannya dengan anggota keluarga kerajaan usai dirinya mundur dari posisinya.

Ketika berbicara tentang kepergiannya dari keluarga dan kemandirian finansial, Harry menyebutkan ayahnya, Pangeran Charles, sempat berhenti kontak dengannya, meskipun keduanya sekarang menjalin hubungan mereka lagi.

Sementara dengan Pangeran William, Pangeran Harry mengaku hubungannya dengan dengan sang kakak sedikit terpukul. Namun ia menyatakan tetap mencintai sang kakak.

Hari ini (10/3/2021) Istana Buckingham pertama kali buka suara untuk menanggapi wawancara Meghan dan Harry.

"Seluruh keluarga sedih mengetahui betapa menantang beberapa tahun terakhir ini bagi Harry dan Meghan," bunyi pernyataan yang dirilis oleh Istana Buckingham atas nama Ratu Elizabeth, seperti dikutip People, Selasa (10/3/2021).

"Masalah yang diangkat, terutama ras, mengkhawatirkan. Meskipun beberapa ingatan mungkin berbeda, ingatan itu ditanggapi dengan sangat serius dan akan ditangani oleh keluarga secara pribadi," lanjut pernyataan istana.

"Harry, Meghan, dan Archie akan selalu menjadi anggota keluarga yang sangat dicintai," lanjut pernyataan Istana Buckingham.

Dengan adanya tudingan rasisme, pihak istana menekankan bahwa pihak kerajaan sangat concern pada masalah keberagamaan sampai kesehatan mental.

"Keberagaman, kesetaraan, inklusi, dan kesehatan mental adalah masalah penting, dan menyoroti masalah tersebut telah menjadi bagian dari pekerjaan anggota Keluarga Kerajaan untuk bertahun-tahun," ungkap sumber dari istana.

Pihak Meghan dan Harry belum menanggapi pernyataan dari Istana Buckingham. Pasangan itu tengah menunggu kehadiran anak kedua mereka yang berjenis kelamin perempuan musim panas ini.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait