beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URtainment

Review Film Korea 'Broker': Isu Kompleks dalam Balutan Kisah Heartwarming

Kintan Lestari,
4 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Review Film Korea 'Broker': Isu Kompleks dalam Balutan Kisah Heartwarming
Image: Film Korea 'Broker'. (Instaram @cjenmmovie)

Jakarta - Buat Urbanreaders yang bingung mau nonton film apa, bisa nih menyaksikan film Korea berjudul 'Broker'. Review film 'Broker' akan Urbanasia sajikan di bawah ini. Tapi sebelum bahas review filmnya, simak dulu sinopsisnya, Guys.

'Broker' mengisahkan Dong Soo (Kang Dong Won) yang bekerja di panti asuhan yang punya fasilitas box bayi. Namun di belakang layar Dong Soo melakukan bisnis ilegal menjual bayi bersama dengan rekannya yang bernama Sang Hyun (Song Kang Ho). Suatu hari seorang ibu meninggalkan bayinya di depan panti asuhan tersebut. Keduanya pun mengambil bayi ibu tersebut dan berencana menjualnya.

Tapi tanpa disangka ibu muda tersebut yang bernama Soo Young kembali mencari bayinya ke panti asuhan. Menyadari bayinya telah diambil, dia berencana melapor polisi hingga akhirnya menemukan fakta bahwa Sang Hyun dan Dong Soo akan menjual bayinya dengan dalih menemukan orang tua baru untuk bayinya yang bernama Woo Sung.

Di satu sisi, Su Jin (Bae Doona) dan rekannya detektif Lee (Lee Joo Young) sudah mencurigai Doong So dan Sang Hyun mengenai bisnis ilegal dan berencana menangkapnya.

Film garapan sutradara Kore-eda Hirokazu ini dibintangi Kang Dong Won, Song Kang Ho, IU (Lee Ji Eun), Bae Doona, serta Lee Jo Young. Film ini mencuri perhatian di Festival Film Cannes dan mendapat 12 menit standing ovation dari hadirin yang datang. 

Berikut review Urbanasia mengenai film Korea 'Broker' yang dibintangi Kang Dong Won, Song Kang Ho, dan IU. 

(Mengandung Spoiler)

Sebagian orang mungkin melihat 'Broker' sebagai film yang menyajikan perjalanan broker dan ibu kandung bayi yang ingin menjual bayi supaya bayinya bisa hidup dengan nyaman bersama keluarga baru. Padahal yang disajikan lebih kompleks, yang tema besarnya mengenai bayi yang tidak diinginkan. 

Fenomena bayi yang tidak diinginkan dibalut Kore-eda bukan dengan kisah sedih menyayat hati. Ia justru menampilkan fenomena ini lewat kisah yang heartwarming, namun tetap membuat kamu merasa campur aduk tanpa bisa menjelaskan perasaanmu. 

Kuro-eda membawa semua sudut pandang mengenai fenomena ini ke permukaan. Si ibu, yakni Soo Young, bukannya tidak menginginkan anaknya. Ia hanya ingin anaknya hidup nyaman kedepannya. Dari sisi Doong Soo dan Sang Hyun selaku broker (makelar) penjualan bayi, mereka mulanya melihat Woo Sung sebagai aset. Sementara dari sisi Su Jin yang merupakan polisi-yang menggambarkan pemikiran netizen pada umumnya-melihat Soo Young sebagai ibu tak bertanggung jawab yang membuang anaknya.

Masing-masing karakter memegang teguh keyakinan mereka. Namun seiring waktu, apalagi setelah membentuk 'keluarga situasional', pandangan mereka perlahan berubah. Kita dibawa untuk bersimpati pada keluarga situasional tersebut, yang meski digambarkan heartwarming ternyata punya luka masing-masing sebagai orang buangan, sama seperti Woo Sung. 

Keputusan Kuro-eda soal akhir keluarga situasional tersebut sangat brilian. Penonton mungkin terbawa perasaan dan berharap mereka berakhir bahagia. Namun Kuro-Eda menampar dengan realita. Semua karakter disatukan pada dasarnya untuk mencari jalan terbaik bagi Woo Sung. Masalah Woo Sung selesai, keluarga situasional itu juga berakhir. 

Tapi sayang, menurut saya kehadiran plot istri sah seorang chaebol yang menyewa orang untuk mengejar Soo Young serta bayinya agak merusak. Mungkin sutradara ingin menunjukkan kalau Soo Young benar-benar berada di titik terendah dalam hidupnya dengan semua masalah yang menimpanya. Atau mungkin Kuro-eda ingin memberitahu mengenai latar belakang Woo Sung, lewat penggambaran mengenai kehidupan Soo Young yang suram. 

Akan lebih baik bila konflik pergulatan batin Soo Young terhadap Woo Sung lebih dieksplor. Penonton hanya diberi gambaran Soo Young sedih berpisah dengan Woo Sung di adegan menjelang akhir film. 


Pergulatan emosi Soo Young sebagai ibu Woo Sung minim, malah yang lebih menonjol adalah pergulatan emosi Soo Young dengan keluarga situasionalnya. Alur cerita yang lambat sedikit terbuang dengan sejumlah adegan istri sah seorang chaebol itu. 

Dengan demikian, 'Broker' adalah film yang membuat perasaanmu campur aduk. Kamu akan tersenyum, merasa sedih, namun juga puas dengan ending-nya. Buat kamu yang penasaran kisahnya, film Korea 'Broker' mulai tayang perdana di bioskop mulai 15 Juni 2022.

 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait