beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URtainment

Review Film Korea 'Decision to Leave'

Kintan Lestari,
14 Juli 2022 12.45.15 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Review Film Korea 'Decision to Leave'
Image: Adegan di film Korea 'Decision to Leave'. (Dok. CJ ENM)

Jakarta - Sutradara kenamaan Korea Selatan, Park Chan Wook, kembali dengan karya terbarunya yang berjudul 'Decision to Leave'. Penasaran seperti apa filmnya, simak review film 'Decision to Leave' di bawah ini!

Eits, tapi tunggu dulu, sebelum masuk ke review, ada baiknya kalian tahu sedikit jalan ceritanya. 'Decision to Leave' mengisahkan pergolakan batin seorang detektif yang tengah menjalankan tugas penyelidikannya. 

Seorang detektif bernama Hae Joon (Park Hae Il) ditugaskan memecahkan kasus seorang pria yang tewas akibat jatuh dari gunung. Istri korban pria tewas, yang bernama Seo Rae (Tang Wei) menjadi sosok yang dicurigai membunuh suaminya. 

Pasalnya Seo Rae menunjukkan perilaku seperti orang yang tidak berduka. Hae Joon pun memutuskan menyelidiki Seo Rae lebih jauh lagi. Sepanjang penyelidikan, Hae Il mengalami pergolakan batin karena Seo Rae.

Lewat film 'Decision to Leave', Park Chan Wook meraih penghargaan sutradara terbaik di Festival Film Cannes 2022. Penasaran seperti apa film 'Decision to Leave', simak review Urbanasia berikut ini.

(Mengandung Spoiler)

Buat yang sudah melihat karya Park Chan Wook seperti 'The Handmaiden' atau 'Stoker' mungkin menanti adegan yang terbilang 'panas'. Namun kalian tidak akan menemukannya di sini. 

Park Chan Wook hanya menyelipkan satu adegan ciuman saja, namun tensi seksual antara Hae Joon dan Seo Rae sangat pekat. Penonton akan ikut dibuat baper dengan romantisme Hae Il dan Seo Rae meski sebenarnya hubungan keduanya merupakan perselingkuhan.

Kalau membaca sinopsis, penonton mungkin akan mengira jalan ceritanya tentang misteri pembunuhan dan ikut berpikir mencari pelaku serta bukti. Namun kenyataannya Park Chan Wook membuat penonton justru tidak peduli dengan misteri yang ada, sutradara 58 tahun itu justru membuat penonton fokus pada cara flirting Hae Joon dan Seo Rae.

Dengan menggunakan teknologi canggih, apa yang sebenarnya bisa dilihat sebagai obsesi justru ditampilkan begitu indah. Namun yang namanya hubungan perselingkuhan tentu saja ada realita pahit yang menanti. Nafsu dan moralitas saling tumpang tindih, terutama sekali berdampak untuk karakter Hae Joon. 

Sinematografinya juga indah memanjakan mata. Tapi buat pecinta film sat set sat set, film ini nampaknya akan menjenuhkan untukmu. Karena meski ada beberapa adegan yang pindah tanpa penjelasan, film berdurasi 2 jam ini menghadirkan dialog yang sebenarnya jadi benang merah untuk menangkap keseluruhan cerita. 

Mungkin akan ada yang bingung dengan film ini, tapi ada baiknya kamu meluangkan waktu untuk menonton film yang dibintangi Tang Wei dan Park Hae Il ini. 

Buat Urbanreaders yang penasaran film terbaru sutradara Park Chan Wook, 'Decision to Leave' bisa kamu saksikan di bioskop mulai 15 Juli mendatang, Guys.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait