Hot News

Leganes - Keberhasilan Real Madrid juara Liga Spanyol 2019/2020 tak lepas dari ketajaman Sergio Ramos. Berposisi sebagai bek, Ramos malah mampu tampil tajam dan bikin rekor baru.

Madrid yang sudah memastikan gelar juara LaLiga bertandang ke Estadion Butarque, Senin (20/7/2020) dini hari WIB, menghadapi Leganes yang tengah berjuang menghindari degradasi. Madrid masih menurunkan tim terbaiknya, tapi menyimpan Thibaut Courtois.

Courtois disimpan dengan tujuan untuk memenangi perebutan trofi El Zamora dengan kiper Atletico Madrid Jan Oblak. Madrid tetap tampil agresif dan mampu unggul duluan pada menit kesembilan ketika bola silang Isco ditanduk Ramos ke jala Leganes.

Menjelang babak pertama usai atau tepatnya di masa injury time, Bryan Gil menyamakan skor untuk Leganes lewat sontekan dari sudut sempit ke gawang Alphonse Areola. Madrid unggul lagi pada menit ke-52 lewat Marco Asensio yang meneruskan umpan Isco dengan sepakan keras ke jala Ivan Cuellar.

Leganes kembali menyamakan skor pada menit ke-78 ketika Roger Assale membuat gol ke jala Areola. Skor 2-2 bertahan hingga akhir laga dan Leganes akhirnya harus terdegradasi karena cuma duduk di posisi ke-18 dengan 36 angka.

Rentetan 10 kemenangan beruntun Madrid terhenti dan mereka mengumpulkan 87 poin. Sergio Ramos yang membuat satu gol di laga ini berhasil membukukan rekor baru sebagai bek paling subur semusim dengan 11 gol, melewati rekor Mario Pernia yang membuat 10 gol bareng Getafe pada 2005/2006.

Ramos kini sudah mengoleksi 100 gol di level klub, 97 gol bersama Madrid dan tiga gol bersama Sevilla. Ramos masih berstatus top scorer kedua Madrid musim ini dengan 13 gol, di bawah Karim Benzema dengan 26 gol.

Courtois juga berhak atas trofi Zamora karena cuma kebobolan 20 gol dari 34 laga, paling sedikit musim ini sekaligus mengakhiri dominasi Jan Oblak dalam empat musim terakhir. Rataan kebobolan Courtois musim ini cuma 0,59 gol per laga.


Loading ..