Hot News

Jakarta - Indonesia sedang bersiap menghadapi resesi nih guys. Berbagai cara diupayakan pemerintah agar pertumbuhan ekonomi di kuartal ketiga tidak terjadi kontraksi minus. Apa sih resesi itu?

Dikutip dari berbagai sumber, resesi terjadi ketika pertumbuhan ekonomi suatu negara mengalami minus selama dua kuartal berturut-turut. FYI, akibat dampak dari COVID-19 ini, Indonesia bersama dengan negara-negara dunia mengalami pertumbuhan ekonomi yang minus dikuartal kedua.

Selama resesi ekonomi akan penuh dengan tantangan, orang-orang akan kehilangan pekerjaan, perusahaan akan menjual produknya lebih sedikit dan output ekonomi negara secara keseluruhan menurun.

Resesi juga menyebabkan anjloknya investasi di suatu negara loh, Urbanreaders. Secara otomatis, kondisi ini akan menghilangkan sejumlah lapangan pekerjaan yang membuat angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) naik secara signifikan.

1596961452-perencanaan-keuangan2.jpgSumber: Ilustrasi keuangan (Freepik)

Nah, salah satu cara yang ampuh agar ekonomi terus berkutat adalah dengan meningkatkan belanja. Indonesia yang angka pertumbuhan ekonominya sangat tergantung dari konsumsi publik sangat membutuhkan masyarakat untuk berbelanja. 

Namun, sayangnya, banyak masyarakat yang kehidupan ekonominya terdampak akibat hantaman pandemi COVID-19.

Permasalah tersebut pun membuat pemerintah akhirnya putar otak, untungnya ada gaji ke-13 yang dibayarkan di bulan Agustus. Namun, gaji ke-13 itu hanya berlaku untuk ASN, TNI dan Polri guys.

Lemahnya daya beli yang masih menerpa sebagian besar masyarakat Indonesia membuat Pemerintah mengadakan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi karyawan yang penghasilannya masih di bawah 5 juta per bulan.

BLT sebesar 600 ribu per bulan itu akan dibayarkan per dua bulan selama total empat bulan atau dua kali berturut-turut. Nah, pertanyaannya adalah, apa yang bisa kamu lakukan guys dengan BLT ini?

Jawabannya adalah Belanjalah dengan Bijaksana.

money-3431769__340.webpSumber: Ilustrasi Rupiah. (Pixabay)

Artinya, belanjlah untuk kebutuhan pokok seperti bahan makanan pokok untuk bertahan hidup tiga hingga enam bulan ke depan guys. Selain itu, pikirkan untuk kebutuhan tempat tinggal seperti sewa kontrakan atau cicilan.

Nah jika kamu ingin membantu perekonomian negara, maka belanjalah barang-barang yang diproduksi dari dalam negeri. Belanjalah bahan makanan dari hasil petani atau peternak Indonesia bukan bukan belanja pangan dair import, karena bila anda belanja barang import maka tujuan pemerintah memutar roda ekonomi tidak tercapai tapi justru memperkaya importir.

Selain itu belanja apa lagi? Jawabannya adalah tidak ada guys. Simpanlah sisa dana tersebut dan jangan dihambur-hamburkan ya. Ingat, masih ada potensi resesi dan salah satu resiko resesi adalah maraknya PHK .

Apabila kamu tidak terkena PHK semasa awal pandemi COVID-19, bukan berarti perusahaan tempat anda bekerja bisa aman menghadapi resesi loh. 

Tidak perlu belanja barang kebutuhan sekunder karena masih bisa ditunda. Membantu menyelamatkan ekonomi negara adalah penting dan mulia tapi lebih mulia lagi menyelamatkan ekonomi keluarga anda, semoga kita semua bisa melewati resesi ini dengan aman.

*Tulisan ini ditulis oleh perencana keuangan Aidil Akbar dan disunting oleh Anisa Kurniasih


Loading ..