URstyle

Dibuang Sayang, Begini 3 Cara Mengolah Kulit dan Kepala Udang

Priscilla Waworuntu, Senin, 7 November 2022 14.11 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Dibuang Sayang, Begini 3 Cara Mengolah Kulit dan Kepala Udang
Image: Udang. (Freepik/wirestock)

Jakarta - Siapa suka udang? Pencinta seafood pasti nggak bisa skip makanan satu ini, karena rasanya yang enak dan teksturenya lembut. SebagaI makanan laut, udang paling sempurna buat dimakan karena nggak berduri, isinya banyak, nggak begitu amis, nggak asin, dan cocok buat yang baru mau coba-coba cicip makanan laut.

Udang juga bisa dikreasikan jadi berbagai jenis makanan. Mau ditumis? Bisa, dibakar? Bisa, digoreng krispi pakai balutan tepung roti? Bisa banget. Masalahnya bukan dari pengelolaan daging udang, melainkan kulit dan kepalanya.

Banyak orang membuang kulit udang karena dirasa tidak enak dan keras. Padahal dengan membuang kulit udang, kamu malah menyumbang sampah makanan. Biar nggak dibuang begitu saja, coba deh olah kulit udang dengan tiga cara berikut:

1. Olah Jadi Pupuk Kompos

Rupanya kulit udang bisa dimafaatkan sebagai pupuk organik. Pupuk kulit udang mengandung 12 persen nitrogen dan berbagai mineral. Zat ini dapat memberikan kalsium, fosfor, dan magnesium ke dalam tanah. Yuk simak cara bikin pupuk kompos dari kulit dan kepala udang:

Siapkan campuran kulit dan kepala udang sebanyak 300 gram, rebus bahan-bahan selama 30 menit. Lalu keringkan bahan yang sudah direbus tadi menggunakan oven. Kalau sudah, tumbuk hingga halus. Silakan campur bahan tersebut dengan tanah, rumput, dedaunan, dan sedikit air. Pupuk kompos jadi. 

2. Olah Jadi Kaldu

Bagi beberapa orang mungkin hal ini tidak asing lagi. Yup, kulit dan kepala udang bisa dimanfaatkan sebagai base dari sup, ramen, dan makan lainnya. Cara membuat kaldu dari kulit dan kepala udang sangat mudah, tinggal campur kulit dan kepala udang dengan minyak sayur, garam, dan air secukupnya. Masak bahan-bahan hingga 7 menit sambil ditekan-tekan agar kaldu lebih gurih.

3. Digoreng Kering karena Kaya Manfaat

Kulit udang rupanya bisa menurunkan kolesterol dan menangkal obesitas. Hal ini karena dalam kulit udang terdapat senyawa chitosan.  

Penelitian dari Universitas Jahangirnagar melakukan uji coba kepada tikus dan mengatakan hasil yang ditimbulkan adalah kitosan mengurangi penambahan berat badan dan kadar kolesterol darah pada tikus.

Lebih penting lagi, para peneliti menemukan bahwa ketika dikonsumsi sebagai suplemen makanan, kitosan kimia meningkatkan rasio kadar kolesterol 'baik' versus 'jahat'.

Itu dia beberapa produk yang bisa dihasilkan dari olahan kepala dan kulit udang. Selamat mencoba, Urbanreaders!

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait