Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Swedia Siap Dukung Indonesia Kembangkan Transportasi Listrik

Gagas Yoga Pratomo,
sekitar 2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Swedia Siap Dukung Indonesia Kembangkan Transportasi Listrik
Image: Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves, Ayodhia Kalake dalam acara SISP 2021 (Urbanasia)

Jakarta - Indonesia dan Swedia telah menjalin kerja sama sejak lama dalam berbagai bidang, salah satunya dalam bidang transportasi.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan virtual bertajuk ‘Sweden-Indonesia Sustainability Partnership (SISP) 2021’ yang membahas tentang kemitraan Swedia dan Indonesia. 

Dalam acara kemitraan tersebut, ada beberapa poin yang secara khusus akan dibahas demi mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) antara 

Menurut Trade Commissioner Business Kedutaan Swedia, Erik Odar, Indonesia memiliki ambisi untuk mengubah moda transportasi seluruhnya menjadi moda listrik.

"Indonesia sudah menetapkan rencana ambisius untuk menggeser sistem ke moda transportasi ke moda listrik sepenuhnya yang nantinya dimulai dari Ibu Kota Jakarta dan jaringan bus yang terdiri dari 10.000 unit,” kata Odar dalam acara SISP hari kedua, Selasa (23/11/2021).

Swedia berdedikasi untuk memberikan dukungan, guna memastikan visi ini menjadi kenyataan,"  lanjut Odar. 

Adapun pada kesempatan tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Ayodhia Kalake menjelaskan bahwa Indonesia harus meningkatkan moda transportasi karena banyaknya penduduk yang mobilitasnya perlu didukung.

“Saya rasa bidang perhubungan menjadi satu bidang yang harus ditangani secara serius, terutama dalam era digitalisasi transportasi yang dapat mendukung mobilitas yang lancar sangat diperlukan urgensinya. Selain itu, kebutuhan akan hal ini terus meningkat secara signifikan,” kata Ayodhia. 

“indonesia adalah negara dengan populasi terbesar keempat di dunia lebih dari 270jt penduduk yang mobilitasnya membutuhkan transportasi,” lanjutnya. 

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa Indonesia dan Swedia telah sepakat untuk saling bekerja sama dalam bidang transportasi di Indonesia. 

“Saya harus menyampaikan Indonesia dan Swedia telah menandatangani nota kesepahaman pada bulan mei 2017 terkait dengan kerja sama di bidang transportasi, terutama untuk Jakarta dan kerja sama ini dapat diperluas di bidang energi berkelanjutan,” pungkasnya. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait