beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URguide

Teman Lagi Depresi, Kita Bisa Apa?

Alfian Muntahanatul Ulya,
10 November 2022 11.38.11 | Waktu baca 3 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Teman Lagi Depresi, Kita Bisa Apa?
Image: Ilustrasi Membantu Teman yang Depresi (Pexels.com)

Jakarta - Depresi bisa menyerang siapa saja, namun masih banyak orang yang nggak paham atau justru menganggap sepele salah satu jenis penyakit mental health seperti ini. 

Secara jelas ada stigma yang melekat erat pada kesehatan mental, sehingga masih banyak orang yang nggak aware. Alhasil, stigma-stigma ini menjadi penghalang bagi para penyintas untuk terbuka tentang depresi yang dideritanya.

Mungkin orang di sekitarmu terlihat baik-baik saja, tapi siapa sangka jika salah satu atau dua di antara mereka memang sengaja diam untuk menutupi depresi yang dialaminya. Bukan karena nggak butuh bantuan, bisa jadi mereka takut untuk mengakuinya.

Lantas, bagaimana jika ternyata kamu punya teman atau sahabat dekat yang juga tengah berjuang dengan depresinya? Apa saja yang harus kamu lakukan untuk membantunya? Melansir Healthline, berikut beberapa tips yang bisa kamu pakai untuk membantu mereka.

1. Ajak Ngobrol

1650287931-sahabat-baikan-3.jpgSumber: Ilustrasi sahabat minta maaf dan berbaikan. (Freepik/wayhomestudio)

Beberapa di antara penyintas gangguan mental health seperti depresi terkadang nggak tahu harus meminta bantuan siapa, walaupun kondisinya mungkin mereka hanya sekadar ingin didengarkan. Dari sini, kamu bisa mulai membuka percakapan dengan mereka.

Katakan pada teman atau sahabatmu bahwa kamu ada untuk mereka. Kamu bisa mulai dengan berbagi kekhawatiranmu tentang mereka, agar mereka mau perlahan terbuka dengan kesulitan yang tengah mereka hadapi.

2. Bantu Carikan Psikolog/Psikiater

1641979584-foto-4---psikolog.jpegSumber: Ilustrasi psikolog (Freepik/Freepik)

Nggak semua orang sadar kalau ternyata mereka tengah menghadapi depresi, atau justru para penyintas ini juga mengalami fase denial bahwa mereka membutuhkan bantuan secara profesional atau tidak. Bahkan, bisa jadi temanmu juga takut untuk konseling.

Sebagai orang yang peduli dengan mereka, hal yang bisa kamu lakukan adalah menawarkan diri untuk membantu mereka mencari bantuan tenaga profesional yang potensial dan kredibel.

Kamu juga bisa membantu mereka membuat daftar hal untuk ditanyakan ke terapis, berdasarkan apa yang temanmu rasakan.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait