Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URstyle

Tercatat, 640 Dokter di Indonesia Gugur karena COVID-19

Kintan Lestari,
3 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Tercatat, 640 Dokter di Indonesia Gugur karena COVID-19
Image: AntaraFoto//M RisyalHidayat

Jakarta - Virus COVID-19 juga memakan korban jiwa dari pihak tenaga kesehatan (nakes). 

Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menyatakan per 3 Agustus 2021 sudah 640 dokter di seluruh Indonesia gugur karena virus tersebut.

"Kami dengan hati yang berat melihat penambahan angka kematian teman sejawat dokter yang sebelumnya kami umumkan di angka 598 teman sejawat dokter yang gugur, per 3 Agustus bertambah di angka 640 jiwa dokter sejawat yang telah gugur," ujar Ketua Pelaksana Harian Tim Mitigasi PB IDI, Mahesa Paranadipa dalam konferensi pers virtual, Rabu (4/8/2021).

Mahesa mengatakan kalau dari total 640 dokter yang gugur kebanyakan didominasi oleh dokter laki-laki.

"Untuk jumlah berdasarkan gender masih didominasi oleh dokter laki-laki sebesar 84 persen (535 dokter) dan yang perempuan 16 persen (105 dokter)," sambungnya.

Kemudian untuk penambahan angka kematian per bulan sampai 3 Agustus 2021, Mahesa mengatakan ada penurunan yang cukup drastis dibandingkan dua bulan sebelumnya.

"Pada bulan Juli mencapai rekor tertinggi jumlah kematian dokter di angka 199 teman sejawat dokter yang gugur. Di bulan Juni ada 52 yang gugur. Dan per tanggal 3 Agustus sejawat dokter yang gugur sebanyak tujuh orang," jelas Mahesa.

Meski ada penurunan, Mahesa mengatakan kalau Tim Mitigasi PB IDI akan terus memantau kondisi teman sejawat dokter di beberapa wilayah. Pasalnya ada dokter yang menjalani isolasi mandiri, dan ada juga yang dirawat di ruang ICU.

Mahesa juga menyampaikan data detail kematian dokter berdasarkan wilayah di Indonesia.

"Untuk wilayah sendiri memang masih didominasi dari Pulau Jawa," kata Mahesa.

Jumlah kematian dokter tertinggi datang dari wilayah Jawa Timur, yakni sebanyak 140 orang. Lalu di Jawa Tengah ada 96 dokter yang gugur, DKI Jakarta dan Jawa Barat ada 94 sejawat dokter yang gugur, dan di Sumatera Utara sebanyak 43 dokter gugur.

"Dari angka sebelumnya 598 sejawat dokter yang gugur, penambahan di 3 Agustus sebanyak 640, kami laporkan berasal dari 9 provinsi di mana penambahan sebanyak 42 dokter yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Bali, Kalimantan Timur, Lampung, dan Gorontalo," pungkas Mahesa.

"Di 9 provinsi inilah yang terbanyak kematian sejawat dokter," tutupnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait