beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URtech

Ternyata Nge-prank, Elon Musk Ngaku Bercanda Soal Beli Manchester United

Itha Prabandhani,
sekitar 2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Ternyata Nge-prank, Elon Musk Ngaku Bercanda Soal Beli Manchester United
Image: Instagram/elonmusk

Jakarta - Hanya beberapa jam berselang setelah CEO Tesla, Elon Musk, bikin geger netizen soal membeli klub sepak bola asal Inggris, Manchester United (MU), kini sang miliarder buka suara. Musk mengatakan bahwa cuitannya itu hanyalah candaan belaka.

Sebelumnya, dalam cuitan di akun Twitter-nya, Rabu (17/8/2022), Musk menyatakan dukungannya terhadap Partai Republikan dan Partai Demokrat. Namun, tiada angin tiada hujan, ia pun tiba-tiba berujar akan membeli si Setan Merah.

“Juga, saya membeli Manchester United, terima kasih kembali,” cuitnya.

Setelah menjadi perbincangan netizen, utamanya para penggemar MU, Tesla Owners Silicon Valley melalui akunnya @teslaownersSV membalas cuitan Musk dengan menanyakan keseriusan ucapan Musk.

“Apakah Anda serius?”, tulis Tesla Owners Silicon Valley.

Pertanyaan ini pun lalu direspons Musk dengan menjelaskan bahwa cuitan sebelumnya hanyalah candaan.

“Tidak. Ini adalah candaan di Twitter saja,” balas Musk.

“Saya tidak akan membeli tim olahraga manapun,” lanjutnya.

Meski begitu, Musk melanjutkan cuitannya dengan mengungkapkan seandainya pun dirinya hendak membeli sebuah tim, maka MU yang akan menjadi pilihannya.

“Mereka adalah tim favorit saya semasa kecil,” katanya.

Bukan pertama kalinya bos Tesla membuat netizen heboh dengan cuitannya yang kontroversial tentang membeli sebuah perusahaan. Tak terkecuali dengan cuitan terbarunya hari ini.

Pada bulan April lalu, saat Twitter menerima penawarannya untuk membeli akun media sosial tersebut senilai $44 milyar dolar, Musk menulis bahwa ia juga akan membeli Coca Cola, agar dapat kembali memasukkan kokain di dalamnya.

Pernyataan-pernyataan yang dibuat Musk di Twitter tak jarang membuatnya terkena masalah. Contohnya pada tahun 2018 lalu. Musk mengatakan bahwa ia sudah punya cukup dana untuk melakukan privatisasi terhadap saham Tesla. Pernyataan Musk tersebut mengakibatkan nilai saham bergejolak liar.

Atas peristiwa tersebut, Washington Post mengabarkan bahwa Musk dan Tesla masing-masing dikenai denda sebesar $20 juta dolar. Musk juga harus kehilangan jabatan sebagai Ketua Dewan Komisaris Tesla.

Duh, gitu banget ya isengnya miliarder?

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait