Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

The Body Shop Indonesia Kampanyekan Kegiatan 'Keren Tanpa Nyampah'

Deandra Salsabila,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
The Body Shop Indonesia Kampanyekan Kegiatan 'Keren Tanpa Nyampah'
Image: Salah satu produk botol kemasan The Body Shop Indonesia, Drops of Youth Bounce Jelly Mist. (Instagram @thebodyshopindo)

Jakarta - Menurut catatan dari The National Plastic Action Partnership (NPAP), ada sekitar 4,8 juta ton per tahun sampah plastik di Indonesia yang tidak terkelola dengan baik seperti dibakar di ruang terbuka (48%), tidak dikelola dengan layak di tempat pembuangan sampah resmi (13%) dan sisanya mencemari saluran air dan laut (9%). 

Hal ini membuat The Body Shop Indonesia memperkuat komitmennya terhadap isu lingkungan dengan mengajak masyarakat untuk #KerenTanpaNyampah sebagai bagian dari gaya hidup normal baru. Maka, tidak membuang sampah kemasan kosmetik ke tempat sampah akan menjadi sebuah kebiasaan baru. 

Kampanye ini tercermin dalam peluncuran penyempurnaan program Bring Back Our Bottles (BBOB) 2.0 yang hadir dengan konsep Full Circular Economy dan kehadiran Refill Station The Body Shop dengan inovasi yang modern. Kedua program ini diharapkan dapat menyelamatkan 2 juta sampah botol kemasan sehingga dapat mengurangi beban di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA).

“#KerenTanpaNyampah menjadi tema utama kami sebagai sebuah perusahaan yang sejak awal selalu menjalankan bisnis yang beretika dan selalu memasukkan faktor lingkungan dan sosial ke dalam setiap kampanye yang dijalankan. Kami semakin menyadari untuk mengambil peran aktif dalam menjadi solusi atas isu polusi plastik,” jelas Suzy Hutomo, Executive Chairperson & Owner The Body Shop Indonesia dalam keterangan pers yang diterima Urbanasia, Selasa (14/9/2021).

Program BBOB hadir pertama kali pada tahun 2008 dan menjadi pionir untuk program pengembalian kemasan kosong kosmetik di Indonesia. The Body Shop Indonesia mengajak konsumennya untuk mengembalikan kemasan kosong produk The Body Shop ke toko-toko terdekat untuk didaur ulang dan hasil pengolahannya digunakan untuk pemberdayaan masyarakat. 

Sejauh ini, terdapat lebih dari 9 juta kemasan yang kembali dari konsumen dan ini akan terus bertambah karena The Body Shop selalu mengedukasi konsumennya untuk membawa kembali kemasan kosong yang sudah tidak digunakan. Kali ini, BBOB dilanjutkan dengan cakupan yang lebih luas lagi, tidak hanya sekadar aksi mengembalikan produk, tetapi juga bagaimana mengedepankan inovasi dan terus menggalakkan konsep Full Circular Economy.

Iqbaal Ramadhan, seorang aktor, musisi, dan mahasiswa, juga menyadari bahwa peran masyarakat, khususnya generasi muda sangat krusial dalam menciptakan gaya hidup #KerenTanpaNyampah. 

“Generasi muda sekarang, khususnya Gen-Z menurut saya sudah banyak yang mulai sadar akan pentingnya mengurangi konsumsi kemasan plastik sekali pakai, dan mereka pun sudah banyak mendengar tentang konsep Full Circular Economy. Gen-Z juga sangat bergantung kepada kepraktisan dan kemajuan teknologi dan inovasi yang akan memudahkan mereka dalam menjalankan aksi kepedulian terhadap lingkungan ini,” ucap Iqbaal.

Melalui Refill Station, The Body Shop Indonesia ingin membuat gaya hidup yang berkelanjutan menjadi sebuah pilihan yang irresistible dan menarik untuk dicoba tiap orang. Refill Station dengan inovasi yang lebih modern ini hadir di toko The Body Shop Kota Kasablanka dan beberapa toko di kota lainnya pada tahun 2022. 

Cukup dengan mengambil botol aluminium isi ulang berukuran 300ml, kamu akan mendapatkan harga yang sama dengan membeli botol kemasan plastik berukuran 250ml. Refill Station ini juga memungkinkan kamu untuk memilih 10 varian terbaik dan favorit The Body Shop Indonesia seperti Shower Gel, Shampoo, Conditioners dan Hand Wash. Apabila sudah habis, cuci botol tersebut, dan kamu dapat kembali ke Refill Station untuk melakukan isi ulang.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait