menu
user
Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Tinjau Pasar Kosambi Bandung, Mendag: Harga Kebutuhan Pokok Stabil

Shelly Lisdya,
26 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Tinjau Pasar Kosambi Bandung, Mendag: Harga Kebutuhan Pokok Stabil
Image: Ilustrasi bahan pokok. (Pinterest/Bluesky)

Bandung - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi dan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memantau harga kebutuhan pokok awal bulan Ramadan di Kota Bandung, Selasa (13/4/2021).

Pasar pertama yang dikunjungi Lutfi dan Kang Emil sapaan akrab gubernur adalah pasar Kosambi Bandung.

Lutfi mengatakan, bahwa harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Bandung relatif stabil pada hari pertama puasa Ramadan 2021.

"Dilihat secara keseluruhan, bahwa harga barang pokok ini relatif stabil ya, apalagi jika dilihat dari bulan Januari kemarin," ujarnya usai meninjau harga kebutuhan pokok di Pasar Kosambi Kota Bandung, seperti dikutip Antara.

Dari hasil pantauan, harga kebutuhan pokok yang stabil antara lain adalah gula dan beras jenis premium dan medium harganya lebih rendah jika dibandingkan harga eceran nasional. Harga beras premium yang dijual salah satu kios di Pasar Kosambi misalnya, per kilo beras dijual seharga Rp12 ribu. 

Sementara itu, Lutfi juga menyatakan, ada beberapa komoditas kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan dan ada juga yang turun. Komoditas kebutuhan pokok yang harganya naik di Pasar Kosambi Kota Bandung adalah minyak goreng.

"Untuk komoditas yang naik adalah minyak goreng, seperti yang diketahui bahwa minyak goreng itu feedstock-nya adalah CPO. Dan CPO tahun ini harganya hampir 40 persen lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu," bebernya.

Oleh karena itu, pihaknya pun akan terus berkoordinasi dengan pelaku industri guna memastikan adanya suplai yang lebih untuk bahan baku minyak goreng selama puasa Ramadhan tahun ini supaya harga minyak goreng tidak terlalu tinggi naiknya.

Sementara komoditas kebutuhan pokok di Pasar Kosambi yang harganya turun ialah cabai rawit dan cabai merah. "Untuk cabai rawit merah tadi sudah turun, per kilo harganya berkisar di angka Rp 80 ribu dan cabai merah juga turun jadi Rp 70 ribu," pungkasnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait