Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Tips Cegah Pencurian Data Pribadi dari Aplikasi Pinjol Ala Pakar UGM

Shelly Lisdya,
sekitar 2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Tips Cegah Pencurian Data Pribadi dari Aplikasi Pinjol Ala Pakar UGM
Image: Ilustrasi Pinjol. (Pinterest/Forbes)

Jakarta - Kasus penyalahgunaan atau penjualan identitas diri untuk mengajukan pinjaman online (pinjol) beberapa waktu terakhir semakin marak. Bahkan, tak sedikit masyarakat yang menerima tagihan dari pinjol padahal tidak pernah mengajukan pinjaman.

Peneliti Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi UGM, Lukito Edi Nugroho menyampaikan beberapa tips yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengamankan data pribadi dan terhindar dari jeratan pinjol. 

Ia meminta masyarakat untuk tidak gegabah mengunggah identitas diri di media sosial. Pasalnya, data yang telah tersebar di publik sangat rentan guna disalahgunakan dan diduplikasi untuk berbagai kepentingan yang dapat merugikan pemiliknya, termasuk dalam hal pengajuan pinjol.

Kemudian masyarakat juga diminta untuk lebih waspada apabila menerima pesan baik dalam bentuk SMS, WhatsApp, e-mail, maupun bentuk lainnya dari sumber yang tidak jelas atau mencurigakan. 

"Abaikan pesan yang masuk dan jangan klik tautan yang dikirimkan. Saat mendapat pesan yang tidak jelas dari siapa pun dalam bentuk apapun sebaiknya tingkat kehati-hatiannya dinaikkan. Terlebih jika pesan yang masuk mengandung iming-iming menggiurkan dan bombastis ini patut diwaspadai, sebaiknya langsung dihapus saja pesannya,” katanya, Senin (18/10/2021).
 
Apabila masyarakat terpaksa akan mengajukan pinjaman di fintech P2P ini, Lukito menyarankan agar memastikan terlebih dahulu pinjol tersebut terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau tidak. Sebab, saat ini banyak aplikasi pinjol yang tidak terdaftar secara resmi di OJK yang beredar di masyarakat.

Selanjutnya, masyarakat pengguna aplikasi pinjol harus memahami syarat, ketentuan, serta mekanisme dari aplikasi tersebut.

Lukito mengatakan, jika banyak masyarakat yang tertarik menggunakan pinjol karena menawarkan syarat dan ketentuan peminjaman yang mudah disertai iming-iming yang menggiurkan.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait