beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URnews

Tolak Kenaikan Harga BBM, Buruh Gelar Aksi Besar-besaran 6 September

Izzah Putri Jurianto,
4 September 2022 09.49.05 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Tolak Kenaikan Harga BBM, Buruh Gelar Aksi Besar-besaran 6 September
Image: Presiden Partai Buruh, Said Iqbal (Foto: AntaraNews)

Jakarta - Organisasi serikat buruh menegaskan penolakan terhadap naiknya harga BBM yang diumumkan pemerintah pada Sabtu (3/9/2022) siang. Untuk itu mereka berencana akan menggelar aksi demonstrasi di Gedung DPR Senayan, Jakarta, secara besar-besaran pada Selasa, 6 September 2022.

Menurut Presiden Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, kenaikan harga tersebut akan berdampak pada daya beli masyarakat yang sudah turun sekitar 30%. Said Iqbal menambahkan kenaikan harga BBM akan menurunkan daya beli masyarakat ke angka 50%, sedangkan upah buruh tidak ikut naik selama 3 tahun terakhir.

"Penyebab turunnya daya beli adalah peningkatan angka inflansi menjadi 6,5% hingga - 8%, sehingga harga kebutuhan pokok akan meroket," Said Iqbal menjelaskan dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/9).

Aksi demo besar-besaran pada tanggal 6 September digelar untuk meminta DPR memanggil Menko Perekonomian, Menteri Keuangan, Menteri ESDM, dan para menteri yang terkait dengan kebijakan perekonomian. 

"Pimpinan DPR dan komisi terkait ESDM DPR RI harus berani membentuk Pansus atau Panja BBM," tambah Said Iqbal.

Aksi ini juga serentak diadakan di 33 provinsi lainnya yang diorganisir oleh Partai Buruh dan KSPI. Antara lain akan dilakukan di Bandung, Semarang, Surabaya, Jogjakarta, Banda Aceh, Medan, Batam, Padang, Pelanbaru. Bengkuku, Lampung, Banjarmasin, Samarinda, dan Pontianak.

"Bilamana aksi 6 September tidak didengar pemerintah dan DPR, maka Partai Buruh dan KSPI akan mengorganisir aksi lanjut dengan mengusung isu; tolak kenaikan harga BBM, tolak omnibus law, dan naikkan upah tahun 2023 sebesar 10% sampai 13%,” kata Said lagi. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait