Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Tuai Hujatan, DPRD Kota Tangerang Batal Bikin Baju Dinas Louis Vuitton

Eronika Dwi,
2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Tuai Hujatan, DPRD Kota Tangerang Batal Bikin Baju Dinas Louis Vuitton
Image: Louis Vuitton

Jakarta - DPRD Kota Tangerang membatalkan pengadaan baju dengan berbagai merek terkenal, termasuk Louis Vuitton.

Menurut Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo, pembatalan baju dinas dengan anggaran mencapai Rp 1,275 miliar tersebut terpaksa dilakukan karena adanya kritikan dari berbagai pihak. Ditambah, situasi yang masih pandemi COVID-19.

"Dari rapat gabungan yang kami adakan dan setelah mendengar usulan dari semua lapisan masyarakat, maka kami akhirnya bersepakat keputusan politis dengan membatalkan pengadaan (baju dinas baru) tersebut," kata Gatot Wibowo saat ditemui wartawan usai rapat, Selasa (10/8/2021).

Dengan pembatalan ini, maka anggota DPRD Kota Tangerang tidak punya baju dinas baru pada tahun anggaran 2021. Sebab, pengadaan baju tahun 2021 ditiadakan

"Tadi kami rapat gabungan menyikapi pengadaan baju dinas di tahun anggaran 2021, tadi teman-teman semua bersepakat untuk pengadaan baju dinas 2021 dibatalkan," katanya lagi.

Diberitakan sebelumnya, pengadaan baju dinas anggota DPRD Kota Tangerang tengah menjadi sorotan publik. Sebab, brand ternama asal Perancis, Louis Vuitton masuk dalam daftar bahan tersebut.

Tak hanya Louis Vuitton, Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan (Pokja ULP) menyatakan, ada empat merek pakaian yang rencananya akan digunakan 50 anggota DPRD Kota Tangerang sebagai baju dinas pada 2021.

Untuk pakaian dinas harian (PDH) setiap anggota DPRD Kota Tangerang itu bakal dibuat dua setel dengan menggunakan merek Louis Vuitton. PDH sendiri akan dibuat dalam dua setel.

Sementara, tiga pakaian dinas lainnya diketahui bakal menggunakan bahan dari Lanificio Di Calvino untuk pakaian sipil resmi (PSR), Theodoro untuk pakaian sipil harian (PSH), dan Thomas Crown untuk pakaian sipil lengkap (PSL).

Melansir dari laman https://lpse.tangerangkota.go.id/, anggaran pengadaan bahan pakaian anggota DPRD Kota Tangerang 2021 mencapai Rp 675 juta.

Anggaran tersebut naik dua kali lipat, apabila dibandingkan dengan tahun 2020 dengan anggaran Rp 312,5 juta. Sementara untuk ongkos jahit anggarannya Rp 600 juta. Sehingga totalnya mencapai Rp 1,275 miliar.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait