menu
user

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan disuntik vaksin COVID-19 pada Rabu (13/1/2021) pukul 10.00 WIB.

Namun, berbeda dengan Jokowi, istri dan anaknya tidak divaksin hari ini. 

Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono mengatakan, nantinya setelah Jokowi divaksin, rencananya para menteri jajaran Kabinet Indonesia Maju juga akan divaksin, namun berbeda hari.

"Untuk para menteri masih disusun jadwalnya. Karena ada sesi tersendiri bersama para pejabat eselon 1, dan akan dikoordinir oleh Menteri Kesehatan," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyatakan, apabila semua jajaran kepresidenan telah disuntik vaksin. Baru kemudian tenaga medis yang akan mendapatkan vaksin.

"Akhir Februari nanti, diharapkan 1.48 juta tenaga medis bisa semuanya divaksinasi," terangnya.

Nantinya, setelah tenaga medis dilanjutkan kepada lanjut usia (lansia). Vaksin yang akan digunakan untuk lansia yakni Pfizer atau AstraZeneca. Hal ini lantaran vaksin Sinovac belum diuji klinis untuk orang berusia di atas 60 tahun.

"Vaksin Pfizer, AstraZeneca datang bulan April, baru kemudian lansia divaksin," tambahnya.

Apabila vaksin kepada lansia telah selesai, maka tahap selanjutnya adalah masyarakat umum yang akan mendapatkan vaksin.

Dikabarkan, setelah Jokowi, berikut nama-nama yang akan menerima vaksin di antaranya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Najwa Shihab, Dokter Tirta, Bunga Citra Lestari dan Raffi Ahmad. 

Selain itu, ada beberapa sesi vaksinasi COVID-19 di Istana Merdeka yang akan diberikan kepada berbagai perwakilan masyarakat seperti Kapolri, Panglima TNI, dr Daeng M Faqih (Ketua IDI)
, Dr H Amiesyah Tambunan (Sekjen MUI/Muhammadiyah)
, Kiai Ishom PP NU
, Penny Kusumastuti (Kepala BPOM)
, Rosan Perkasa (Perwakilan Pengusaha)
, Ade Zubaedah (Sekjen Ikatan Bidan Indonesia), Nur Fauzah (Perawat)
, Lusy Noviani (Apoteker), Agustini Setiyorini (Buruh)
, Ibu Narti (Pedagang) dan masih banyak lainnya.

"Disiplin protokol kesehatan dan vaksinasi adalah perjuangan kita bersama untuk mengakhiri pandemi. Insan BUMN SIAP divaksinasi COVID-19. Untuk melindungi diri, melindungi negeri," tulis Erick Tohir dalam akun Instagramnya. 

Komentar
paper plane