Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Viral Mobil Jenazah Halangi Pemadam Kebakaran, Mana yang Prioritas?

Alwin Jalliyani,
4 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Viral Mobil Jenazah Halangi Pemadam Kebakaran, Mana yang Prioritas?
Image: Ilustrasi mobil pemadam kebakaran. (Pixabay/artisticoperation)

Jakarta - Beredar sebuah video yang menampilkan kekesalan petugas pemadam kebakaran karena laju kendaraannya dihalangi oleh sebuah mobil jenazah. Video itu pun kini viral di media sosial.

“Driver mobil jenazah kurang tau aturan mungkin, dari tadi gamau minggir,” tulis keterangan video tersebut, dikutip pada Rabu (28/7/2021).

Rekaman yang diambil dari dalam mobil pemadam kebakaran menunjukkan mobil jenazah yang melaju tepat di depannya.

“kalo mobil ambulance/membawa orang sakit sih tdk masalah unit damkar di belakang, kita juga memahami. Lah ini mobil jenazah mau buru-buru kemana, takut ketinggalan pemakaman kah?”, sambung tulisan di video tersebut.

Video yang beredar menimbulkan kebingungan netizen mengenai siapa yang lebih prioritas.

“damkar dong karena kalau tidak di dahulukan mungkin akan lebih banyak korban jiwa yg jatuh dan krugian lebih banyak,” ujar seorang Netizen.

Nah, berdasarkan Undang-Undang no. 22 tahun 2009 pasal 134 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang mengatur Pengguna Jalan yang Memperoleh Hak Utama, yaitu:

a. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas.

b. Ambulance yang mengangkut orang sakit.

c. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada Kecelakaan Lalu Lintas.

d. Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia.

e. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara.

f. Iring-iringan pengantar jenazah; dan

g. Konvoi dan/atau Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Mengacu pada aturan di atas, kendaraan pemadam kebakaran lebih diprioritaskan dibanding mobil jenazah saat melaju bersamaan di jalan raya. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait