beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URtrending

Viral Postingan 'Jual Ginjal' demi iPhone 14, Panen Kritik

Nivita Saldyni,
22 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Viral Postingan 'Jual Ginjal' demi iPhone 14, Panen Kritik
Image: Iklan salah satu klinik kecantikan di Laos, Vietnam yang viral di Facebook. (Facebook Dr. Nith Beauty Center)

Jakarta - Salah satu klinik kecantikan di Laos, Vietnam buat geger media sosial dengan postingan 'jual ginjal' demi dapat iPhone 14. Meski diberi keterangan 'hanya untuk bersenang-senang', postingan itu telah menuai respons beragam dari berbagai pihak.

Dalam postingan itu, terlihat dua orang laki-laki dan seorang perempuan menunjukkan perutnya yang dibalut dengan perban dan berdarah seperti bekas luka operasi. Namun wajah mereka sumringah dengan iPhone baru di tangan masing-masing.

Lewat postingannya, akun tersebut juga telah meninggalkan keterangan 'hanya untuk bersenang-senang'. Namun tampaknya postingan itu dapat kritik dari beberapa pihak.

Di Thailand misalnya, Coconuts Bangkok melaporkan postingan itu menyebar luas ke pada Sabtu (10/9/2022) lalu. Namun ternyata tak sedikit netizen yang meninggalkan kritik karena menilai lelucon itu tidak pantas. 

Dokter Sophon Mekthon selaku Direktur Pelaksana Pusat Donasi Organ dari Palang Merah Thailand adalah salah satu yang turut mengecam postingan tersebut. Ia menilai postingan tersebut bukanlah hal yang etis untuk dibagikan.

“Tidak ada perdagangan organ seperti ini. Itu dilarang,” ujar Sophon dikutip dari Bangkok Post, Selasa (13/9/2022).

“Tidak pantas perdagangan organ dipromosikan, terutama untuk ditukar dengan uang untuk membeli iPhone. Itu tidak bermoral dan tidak etis,” sambungnya.

Sophon menjelaskan, transplantasi dapat dilakukan oleh antar anggota keluarga dekat, seperti anak dan orang tua. Seseorang juga dapat mendonorkan bagian tubuhnya, namun itu bisa dilakukan hanya setelah yang bersangkutan meninggal dunia.

Daripada menukar organ dengan barang mewah layaknya iPhone 14, Sophon menyarankan masyarakat Thailand untuk mendonorkan organnya setelah kematian mereka. Terlebih di Thailand sendiri masih ada 6.000 orang yang ada dalam daftar tunggu penerima donor organ.

Nah kalau menurut kamu, gimana nih Urbanreaders?

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait