menu
user
URnews

Viral Seorang Perempuan Epilepsi di KRL, Ini Penjelasan PT KCI

Kintan Lestari,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Viral Seorang Perempuan Epilepsi di KRL, Ini Penjelasan PT KCI
Image: Rekaman video yang memperlihatkan seorang pengguna KRL yang mengalami epilepsi. (Tangkapan layar akun TikTok @zee_rezaldy)

Jakarta - Di media sosial TikTok tengah viral sebuah video yang memperlihatkan seorang pengguna kereta rel listrik (KRL) Commuter Line mengalami epilepsi.

Dalam video yang diunggah akun @zee_rezaldy, terlihat seorang perempuan yang mengenakan kaos putih dan bawahan hitam terbaring di lantai tubuhnya mengalami kejang-kejang. Orang-orang di sekitarnya pun terlihat mengelilinginya.

Kejadian tersebut terjadi pagi ini (9/3/2021) di KRL jalur 5 Stasiun Tanah Abang.

Setelah kejadian tersebut, pihak KRL menyatakan petugas membawa pengguna KRL tersebut ke ruang pos kesehatan Stasiun Tanah Abang. Setelahnya mereka merujuk pengguna ke Rumah Sakit Husada, Jakarta Pusat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. 

VP Corporate Secretary PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter, Anne Purba menjelaskan, selain mengantar hingga ke rumah sakit, petugas juga menghubungi keluarga dari penumpang tersebut.

"Sebelum mengalami kejang di dalam gerbong KRL Commuter Line, pengguna tersebut sudah sempat terjatuh di peron 2-3 Stasiun Tanah Abang. Petugas memberi bantuan dan pertolongan pertama di ruang pos kesehatan," jelas Anne lewat keterangan tertulis yang diterima Urbanasia, Selasa (9/3). 

Anne mengungkapkan, setelah mendapat perawatan, kondisi pengguna KRL tersebut berangsur normal sehingga perempuan tadi berencana melanjutkan perjalanannya. Sayangnya ia terjatuh kembali di dalam KRL yang berada di jalur 5 Stasiun Tanah Abang dan tubuhnya mengalami kejang.

"Berdasarkan peristiwa yang terjadi pagi tadi, KAI Commuter mengajak para pengguna untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan mempertimbangkan kondisi kesehatan masing-masing sebelum melakukan perjalanan dengan KRL," imbau Anne. 

Di 28 stasiun KRL wilayah Jabodetabek sendiri sebenarnya sudah tersedia pos kesehatan yang dijaga oleh petugas kesehatan dari KAI Commuter untuk memberikan pertolongan pertama untuk masalah kesehatan yang dialami pengguna KRL.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait