Jakarta - Vivo kembali mempertahankan posisinya sebagai penguasa pasar ponsel di Indonesia.

Demikian terungkap dari laporan riset pasar IDC sepanjang kuartal ketiga 2020. Vivo masih menguasai 24,1% pasar.

Pencapaian ini berkat kehadiran model Y12i, Y20 dan Y30i. Pun begitu berkat promosi yang agresif, seri X50 Pro dan V20 mendapat respon positif di pasar.

Oppo masih menduduki posisi kedua dengan pangsa pasar 21,7%. Keberhasilan seri A53 dan Reno 4 telah menarik konsumen.

Xiaomi menggeser Samsung di posisi ketiga. Vendor asal Cina ini kini punya pangsa pasar 18,1%.

1606383329-persaingan-ponsel.jfifVivo masih merajai pasar ponsel Indonesia. Sementara Samsung berhasil disalip oleh Xiaomi. (IDC)

Samsung harus puas di posisi keempat dengan market share 17,2%. Sementara di posisi kelima ada Realme dengan pangsa pasar 14,5%.

IDC mencatat 10,6 juta unit ponsel dikirimkan ke pasar Indonesia sepanjang kuartal ketiga. Angka tersebut memperlihatkan adanya pemulihan yang kuat pasar dengan ditandai pertumbuhan sebesar 49% dari kuartal sebelumnya, dan 21% dari propde sama sama tahun lalu.

Kompetisi ponsel ultra low end atau di bawah Rp 1,5 juta ditengarai makin sengit. Kondisi tersebut membuat pertumbuhan tahunan sebesar 20% yang membuat segmen ini punya market share 16% di pasar ponsel Indonesia.
 

Komentar
paper plane