URnews

WHO Peringatkan 4 Wilayah Indonesia Soal Mobilitas Warga

Shelly Lisdya, Senin, 20 September 2021 17.01 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
WHO Peringatkan 4 Wilayah Indonesia Soal Mobilitas Warga
Image: Pengecekan mobilitas pengendara di pos penyekatan Kabupaten Malang. (Instagram @humasprotokolkabmalang)

Jakarta - Badan Kesehatan Dunia (WHO) memberi peringatan kepada pemerintah Indonesia, khususnya mobilitas masyarakat saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

WHO menyoroti empat wilayah yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.  

"Tren peningkatan mobilitas masyarakat terlihat di semua provinsi di Jawa dan Bali, terutama di stasiun transit dan ritel dan rekreasi," kata WHO dalam laporan "COVID-19 Situation Report-72", dikutip Urbanasia, Senin (20/9/2021).

"Peningkatan signifikan mobilitas masyarakat di bidang ritel dan rekreasi terlihat terutama di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten, yang telah mencapai tingkat mobilitas pra-pandemi," lanjut WHO.

Untuk itu WHO meminta rencana antisipasi dan mitigasi yang dimungkinkan peningkatan mobilitas akan berdampak pada transmisi COVID-19 yang berujung pada kenaikan kasus kembali.

"Diperlukan rencana untuk mengantisipasi dan memitigasi kemungkinan dampak peningkatan mobilitas terhadap transmisi dan kapasitas sistem kesehatan di tingkat nasional dan daerah," tulis WHO.

Selain itu, WHO juga mengingatkan oemerintah untuk segera mengendalikan virus corona di luar Pulau Jawa dan Bali yang masih berstatus zona merah dan oranye.

"Diperlukan tindakan berkelanjutan di provinsi dengan warna merah muda (Kalimantan Utara) dan kuning (Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, DI Yogyakarta, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat)" tulis WHO.

 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait