menu
user
Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URamadan

5 Cara Bikin Hidup Lebih Bermakna dalam Islam

Griska Laras,
5 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
5 Cara Bikin Hidup Lebih Bermakna dalam Islam
Image: Hidup Lebih Bermakna dalam Islam (Freepik)

Jakarta - Setiap orang sudah pasti menginginkan hidup yang bermakna. Mencari makna hidup merupakan hal yang tidak bisa dilakukan sembarangan. Sebab dalam Islam kehidupan di dunia akan menetukan kehidupan di akhirat.

Berikut beberapa cara untuk membuat hidup lebih bermakna dari Ustaz dr Firanda Andirja dalam Ramadan Festival 2021 yang digelar Hijrah Coach, Sabtu (1/5/2021). 

1. Bekerja dengan niat ibadah 

Keberadaan manusia di dunia ini hanyalah untuk beribadah kepada Allah. Makna 'ibadah' yang dimaksud bukan hanya salat, puasa, zakat, dan haji saja. Tapi ibadah dalam segala aspek di kehidupan kita, termasuk bekerja. 

1619853607-serious-muslim-african-american-businesswoman.jpgSumber: Ilustrasi Hidup Lebih Bermakna dalam Islam (Freepik/PCH.Vector)

"Salah satu hal yang menjadikan hidup kita lebih bermakna adalah menyadari pekerjaan kita adalah bentuk ibadah kepada Allah," kata Ustaz Firanda dalam webinar bertajuk 'Agar Hidup Lebih Bermakna'. 

"Karena itu selalu niatkan dalam hati, apapun yang kita kerjakan sebagai upaya untuk menafkahi keluarga, karena Allah menyuruh kita menafkahi mereka. Dengan cara itu kita jadikan pekerjaan kita sebagai salah jalan menuju surga,"

Dan yang terpenting pastikan pekerjaan yang kita lakukan sudah sesuai dengan tuntunan dan syariat Islam. 

2. Memaafkan orang lain 

Menurut Ustaz Firanda, memaafkan orang lain merupakan salah satu cara mencapai hidup yang bermakna karena akan membuat hati damai. 

Di sisi lain, memaafkan orang lain merupakan salah satu bentuk sikap yang bisa mengantarkan seseorang ke dalam surga.  

Dalam Quran Surah Al Imran: 134, setiap muslim yang bertakwa dianjurkan untuk mengambil setidaknya salah satu dari 3 sikap kepada seseorang yang zalim terhadapnya, yaitu menahan amarah, memaafkan dan berbuat baik terhadapnya.  

"Ada pintu ibadah yang pahalanya cukup besar adalah memberi udzur kepada orang lain, meredam amarah, dan memaafkan orang lain yang telah berbuat salah kepada kita."

3. Tidak memaksakan kehendak

1619854019-group-diverse-teenagers.jpgSumber: Ilustrasi Hidup Lebih Bermakna dalam Islam (Freepik/RawPixel)

Dalam hidup ini, kita akan bertemu dengan banyak orang yang memiliki watak yang berbeda dan memiliki kelebihan dan kekurangan. 

Karena itu, Ustaz Firanda menyarankan agar tidak memaksa orang lain bersikap sesuai keinginan kita. 

"Yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapi mereka. Atur agar diri kita bisa menyikapi berbagai model orang yang bertindak tidak sesuai dengan keinginan kita."

Menurutnya hal ini akan memengaruhi hubungan dengan sesama manusia. Semakin banyak hubungan baik yang terjalin, maka akan membuat hidup menjadi lebih bermakna. 

4. Menghargai waktu

Hargai waktu dengan cara membuat target dalam hidup. Bukan cuma untuk dunia, tapi juga akhirat. 

"Kita juga harus punya target untuk kehidupan kita di akhirat kelak, ini berkaitan dengan ibadah, misalnya mau haji tahun sekian atau bisa lancar baca quran dengan tahsin."

5. Jangan sibuk cari aib orang lain

Cara terakhir yang  bisa membuat hidup menjadi bermakna adalah menghindari gibah dan tidak berusaha mencari-cari aib orang lain. 

"Jangan sibuk mencari aib orang lain, karena aib kita sendiri juga banyak. Jika sudah terlanjur mengetahui, sunnahnya adalah kita tutup. Sebagaimana hadis 'barangsiapa yang menutup aib seornag muslim, maka Allah akan menutup aibnya di dunia maupun di akhirat'," pungkasnya. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait