Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URtech

5 Cara Menjadi YouTuber agar Konten Menghasilkan Uang

Kintan Lestari,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
5 Cara Menjadi YouTuber agar Konten Menghasilkan Uang
Image: Ilustrasi wanita sedang vlogging (Freepik)

Jakarta - YouTuber kini jadi salah satu profesi yang diminati. Soalnya hanya dengan mengunggah video saja sudah bisa mendapatkan uang. Lalu gimana cara menjadi YouTuber yang bisa menghasilkan uang banyak seperti halnya PewDiePie, Ryan Kaji, atau Atta Halilintar?

Mendengar tiga nama di atas tentu kamu berpikir bahwa jadi YouTuber harus punya peralatan yang bagus dan harganya mahal. Eits...siapa bilang? Dengan peralatan seadanya juga kamu bisa kok jadi YouTuber sukses dan kontenmu bisa menghasilkan uang.

Berikut 5 cara menjadi YouTuber yang sukses untuk seorang pemula:

1. Pilih Kategori yang Diinginkan

1613383583-food-vlogger-freepik-tirachardz.jpgSumber: ilustrasi food vlogger. (Freepik/tirachardz)

Konten apa yang cocok untuk pemula sih? Jawabannya banyak, guys. 

Sebagai pemula, kamu bisa mulai dengan video unboxing barang-barang yang kamu beli. Bisa juga dengan video review apapun, baik makanan, film, atau video game yang sedang kamu mainkan.

Kalau kamu sudah punya keahlian tertentu, dalam bidang musik misalnya, ya kamu bisa membuat video-video soal instrumen yang kamu kuasai. Atau kalau kamu bisa memasak, ya kamu bisa bikin konten tutorial memasak sebuah menu.

2. Tentukan Target Penonton

Ilustrasi-YouTube-source-Pixabay.jpgSumber: Ilustrasi YouTube. (Pixabay)

Kalau kamu sudah tahu mau bikin video mengenai topik apa, selanjutnya adalah memilih penontonnya.

Kamu mau memperlihatkan video kamu ke siapa? Kalau kamu bisa bermusik, maka target penontonmu adalah orang yang suka musik. Kalau topikmu tentang otomotif, maka kamu harus menargetkan penonton yang suka otomotif juga.

Atau kalau misalnya target penonton kamu belum terlalu spesifik, kamu bisa menyasar ke rentang usianya. Kalau kamu buat video soal pendidikan, maka target penonton kamu ya murid-murid sekolah. 

3. Buat Konten Semenarik Mungkin

1603937209-konten-kreator-pixabay.jpgSumber: Ilustrasi konten kreator. (Pixabay/StockSnap)

Sebagai pemula memang alat-alat yang kamu pakai masih sederhana. Tapi bukan berarti kamu jadi bikin video seadanya saja di YouTube.

Kamu perlu membuat kontenmu semenarik mungkin. Misalnya dengan sapaan pembuka atau frase yang unik, yang bikin nantinya penonton akan langsung ingat videomu kalau dengar kata-kata tersebut. 

Lalu juga perhatikan teknisnya, seperti pencahayaan. Nggak ada orang yang mau nonton video dengan pencahayaan buruk. So, kamu perlu atur-atur tuh video kamu supaya dapetin angle dan pencahayaan yang baik.

Kalau kamu membuat video siang hari, mungkin bisa terbantu dengan cahaya matahari. Tapi kalau kamu buat malam hari dan lampu rumah nggak mendukung, bisa akali dengan bantuan ring light. Ring light harganya beragam kok, mulai dari Rp 20 ribuan sampai ratusan ribu. Pilih saja yang sesuai budget kamu. 

4. Promosi

1624240507-youtube-freepik.jpgSumber: Ilustrasi YouTube/ (Freepik/lekhawattana)

Habis mengunggah video, jangan lupa promosikan konten kamu ke media sosial dan teman-teman terdekatmu. Cara ini nggak hanya membantu kamu menambah jumlah views dan suscriber, tapi juga feedback dari yang menonton. 

Dan pastinya kritik atau saran yang kamu dapatkan beragam sehingga membuka pandangan kamu lebih luas lagi mengenai bagian mana yang perlu diperbaiki, dan mana yang tidak.

5. Konsisten

1603247341-vlog.jpgSumber: Freepik

Cara terakhir untuk menjadi YouTuber sukses adalah konsisten. Semua hal yang kamu lakuin di atas akan percuma kalau kamu nggak konsisten melakukannya.

PewDiePie jadi YouTuber terkaya di dunia pada tahun 2019 lalu. Tapi berapa lama proses sampai dia bisa ke tahap itu? Jawabannya 10 tahun, guys. YouTuber asal Swedia itu memulai karier sebagai YouTuber khusus game sejak tahun 2009.

Lalu ada Ryan Kaji, bocah 9 tahun yang dinobatkan sebagai YouTuber terkaya tahun lalu dan sukses meraup pendapatan Rp 2,8 triliun dari videonya. Ryan memulai videonya sejak tahun 2015, yang artinya butuh waktu 5 tahunan dia bisa menjadi kaya raya.

So, kuncinya adalah konsisten. Biar kamu tetap semangat upload video, ingat terus ungkapan "Usaha tidak akan mengkhianati hasil". 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait