Hot News

Jakarta – Layanan apotek digital Lifepack resmi membuka layanannya di kota Surabaya loh, Urbanreaders.

Lifepack kini siap melayani kebutuhan obat paskota pahlawan, Surabaya, Jawa Timur setelah sebelumnya hadir di wilayah Jakarta, Tangerang, Depok, Bekasi, dan Tangerang Selatan.

Peluncuran layanan Lifepack di Surabaya ini merupakan upaya Lifepack untuk mendukung peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat Surabaya. 

Natali Ardianto, CEO Lifepack & Jovee mengungkapkan hadirnya apotek digital Lifepack di kota Surabaya ini dapat memberikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat untuk mendapatkan obat.

Menurutnya, sebagai apotek digital yang memberikan inovasi untuk penderita penyakit kronis, pilihan mengekspansi layanan ke Surabaya merupakan langkah yang tepat untuk membantu meningkatkan kesadaran akan medical adherence atau kepatuhan pengobatan masyarakat Surabaya.

"Karena kota Surabaya ternyata memiliki jumlah penderita penyakit kronis cukup tinggi diantaranya, hipertensi, jantung, dan stroke.” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Urbanasia, Sabtu (17/10/2020).

Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 terdapat tiga penyakit kronis dengan penderita tertinggi di Jawa Timur. 

Hipertensi berada di urutan pertama dengan total penderita mencapai 11.481.333, diikuti dengan penderita penyakit jantung sebanyak 599.339, dan terakhir adalah penyakit stroke dengan total penderita hingga 391.984.

Dr Achmad Lefi, dr, SpJP (K), FIHA juga mengungkapkan perlunya mengenali berbagai faktor resiko serta pencegahan penyakit kronis salah satunya adalah penyakit jantung, guys.

“Secara umum, serangan jantung adalah kondisi jantung tertutup rapat atau terjadi pembekuan secara mendadak karena tidak adanya asupan nutrisi oksigen ke dalam dada,” ujarnya.

“Ada beberapa tanda-tanda seseorang mendapatkan serangan jantung, diantaranya, rasa sakit, nyeri, atau tidak nyaman di tengah dada. Nyeri tersebut kemudian menjalar ke lengan kiri, bahu, punggung, leher seperti rasa tercekik. Lalu diikuti dengan sesak nafas, mual, muntah, pusing, hingga bisa pingsan,” lanjut dia.

Dr Lefi menambahkan, saat ini penderita penyakit jantung di Indonesia mencapai 16,8 juta orang dengan dominasi usia penderita 45-65 tahun sebanyak 6,88 juta. Karenanya diperlukan solusi bagi penderita penyakit jantung untuk meningkatkan keteraturan dalam mengonsumsi obat, 

“Saya melihat, Lifepack dapat menjadi solusi pemecahan masalah untuk meningkatkan keteraturan minum obat bagi penderita penyakit kronis salah satunya penyakit jantung,” lanjut Lefi.

Lifepack hadir dengan menawarkan berbagai inovasi terbaru dalam dunia kesehatan, salah satunya Blister Pack dan fitur pengingat minum obat, dapat membantu meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan khususnya bagi penderita penyakit kronis. 

“Lifepack berkomitmen untuk  memberikan standar tertinggi dalam pengobatan bagi penderita penyakit kronis, serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia,” tutup Natali.

Komentar

Loading ..