Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URstyle

Bahayakah Hubungan Seks Anal Bagi Wanita? Kenali Sederet Risikonya!

Itha Prabandhani,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Bahayakah Hubungan Seks Anal Bagi Wanita? Kenali Sederet Risikonya!
Image: Ilustrasi hubungan seksual. (Freepik)

Jakarta - Belakangan ini, heboh pemberitaan mengenai ayah dari Taqy Malik, Mansyardin Malik yang dituding oleh istri sirinya melakukan seks yang tak lazim. Dikabarkan, ayah Taqy Malik kerap memaksa sang istri siri melakukan hubungan seks secara anal, saat sang istri sedang haid.

Terlepas dari riuhnya pembicaraan tentang kasus ini, mari kita kenali apa sih sebenarnya seks anal itu?

Dilansir dari WebMD, secara umum, seks anal adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan aktivitas seksual yang melibatkan bagian anus. Nggak hanya sebatas penetrasi aja, namun anal seks juga menunjuk pada stimulasi di bagian anus dengan menggunakan jari maupun alat bantu seksual.

Buat sejumlah kalangan, anal seks masih dipandang tabu dan nggak lazim dilakukan, bahkan dikategorikan sebagai penyimpangan seksual. Selain itu, anal seks juga identik dengan orientasi seksual sesama jenis, yang oleh banyak pihak dianggap tidak normal.

Secara biologis, bagian anus memiliki jaringan yang lebih tipis, lunak, dan tidak menghasilkan banyak pelumas alami. Anus juga terdiri dari banyak saraf, sehingga membuatnya sensitif terhadap rangsangan.

Lantas, apa aja sih risiko berhubungan seks secara anal? Yuk, simak ulasan berikut!

1. Penularan Penyakit

Tipisnya jaringan di sekitar anus dan kurangnya lubrikasi alami di dalam anus, membuat saluran pembuangan feses ini mudah terluka atau sobek. Luka yang di area anus sangat mudah terinfeksi bakteri dan virus, sehingga memungkinkan terjadinya penularan penyakit, seperti HIV, HPV, kutil kelamin, hepatitis, herpes, dan sebagainya.

2. Rasa Nyeri

Bagian anus didesain secara alami untuk menyimpan feses atau kotoran sebelum kamu BAB. Karena itu, anus memiliki otot yang cukup kencang untuk menahan feses di dalamnya. Otot anus yang kencang dapat membuat proses penetrasi terasa nyeri dan sakit, hingga membuat otot anus menjadi kendor.

3. Pendarahan

Pendarahan akibat anal seks bisa terjadi akibat luka gesekan maupun sobek pada area dalam anus, yang disebut fisura ani. Kondisi ini biasanya ditandai dengan rasa nyeri tajam dan pendarahan saat BAB.

1631938784-seks-anal-pexels-shvets-production.jpgSumber: Ilustrasi hubungan intim (pexels/shvets-production)

4. Gangguan pada Usus

Saat terjadi luka atau iritasi, proses pembuangan feses melalui usus pun bisa ikut terpengaruh, guys. Kondisi ini bisa mengakibatkan sembelit dan rasa sakit saat BAB.

5. Perpindahan Bakteri ke Vagina

Seks yang dilakukan secara anal, tidak secara otomatis menjauhkan vagina dari risiko penularan bakteri, guys. Bakteri masih bisa berpindah dari anus ke dalam vagina dan menyebabkan berbagai penyakit seksual.

6. Memperburuk Kondisi Ambeien

Penyakit ambeien muncul akibat pembengkakan pembuluh darah di area anus. Penderita bisa merasakan berbagai gejala seperti gatal, perih, hingga pendarahan. Anal seks bisa mengakibatkan iritasi pada permukaan jaringan anus, sehingga memperburuk penyakit ambeien yang diderita.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait