beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URstyle

Bandara Ngurah Rai Bali Sabet Penghargaan Bandar Udara Sehat 2022 Kemenkes

Fitri Nursaniyah,
24 November 2022 21.10.50 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Bandara Ngurah Rai Bali Sabet Penghargaan Bandar Udara Sehat 2022 Kemenkes
Image: Bandara Ngurah Rai Bali. (Instagram/@baliairport)

Jakarta - Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali meraih penghargaan Bandar Udara Sehat 2022 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Tak hanya bandara Ngurah Rai Bali, lima bandara lainnya yang dikelola PT Angkasa Pura I juga meraih penghargaan sama dari Kemenkes. Mereka adalah Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Adi Soemarmo Surakarta, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, dan Bandara Internasional Lombok.

"Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas prestasi dan komitmen PT Angkasa Pura I dalam penyelenggaraan Bandar Udara Sehat di seluruh area bandara kelolaan," ucap Direktur Utama PT AP I, Faik Fahmi di Jakarta, Rabu (23/11/2022).

Lebih lanjut, Faik menjelaskan bahwa pihaknya selalu memastikan memperhatikan kesehatan di lingkungan bandara, mulai dari penyediaan air, pengelolaan limbah cair dan B3, kualitas udara, penghijauan, penyediaan kendaraan angkutan di bandara, pengelolaan sampah, pengawasan makanan, hingga pengendalian binatang penular penyakit.

"Kami akan terus berupaya untuk mempertahankan dan meningkatkan kebersihan serta kesehatan di lingkungan bandara," tegas Faik.

Diketahui, penilaian Bandar Udara Sehat yang diinisiasi oleh Kemenkes ini rutin dilakukan setiap dua tahun sekali berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pelabuhan dan Bandar Udara Sehat.

Ada beberapa hal yang dinilai dalam memberikan penghargaan Bandar Udara Sehat ini, di antaranya penataan sarana dan fasilitas, peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat, peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja, peningkatan keamanan dan ketertiban, terakhir ada aspek kelembagaan.

Penilaiannya sendiri diberikan oleh tim dari Kemenkes, Kementerian Perhubungan, dan profesional. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait