beautydoozy skinner
urbanasia skinner
Beautydoozy

Berat Badan Dibully, Nadya Shakira Sempat Depresi dan Berhenti Syuting

Itha Prabandhani,
9 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Berat Badan Dibully, Nadya Shakira Sempat Depresi dan Berhenti Syuting
Image: Nadya Shakira ([email protected]_)

Jakarta - Standar kecantikan yang sering digambarkan di media membuat kebanyakan perempuan berpikir bahwa penampilan sempurna adalah yang berbadan tinggi, langsing dan berkulit putih mulus. Saat ada yang tidak memenuhi kriteria tersebut, tak jarang berakhir jadi korban body shaming bahkan perundungan. 

Hal ini rupanya juga dialami aktris cantik Nadya Shakira. Dalam talkshow Beautydoozy ‘Cantik Kok Pakai Tapi’, Nadya bercerita bahwa dirinya mendapat perlakuan body shaming karena berat badannya bertambah. 

“Aku baru saja ngalamin body shaming. Selama pandemi ini, berat badanku naik 8 kg. Awalnya, cuma naik 4 kg jadi aku masih santai, tapi karena aku lebih sering di rumah, kebanyakan begadang dan ngemil juga, nggak terasa beratku naik sampai 8kg. Saat ketemu teman-teman, mereka kaget dan bilang ‘hah serius, kok lo gendutan banget’,” cerita Nadya. 

Tak hanya teman, komentar negatif juga datang dari publik. Beberapa netizen mengomentari perubahan bentuk tubuhnya melalui pesan yang dikirim via Instagram. 

Akibat omongan-omongan itu, Nadya mengaku sempat merasa depresi. Dia bahkan sampai menolak beberapa tawaran syuting lantaran merasa tidak percaya diri. 

“Mungkin kalau yang bilang temen deket, masih okelah. Tapi ada beberapa orang yang nggak aku kenal tiba-tiba DM aku di Instagram. Mereka bilang, ‘Kak kok gendut banget sih sekarang’. Jujur itu bikin aku down banget sih sampai bikin depresi. Soalnya ini pertama kali aku dengar omongan seperti itu karena dari kecil badanku memang kurus banget,” ujarnya. 

“Gara-gara itu juga aku sampai nggak mau syuting karena beberapa orang PH (production house) bilang, ‘ayo syuting lagi cepetan, tapi harus diet dulu ya'," imbuh Nadya.

Berbagai cara dilakukan Nadya untuk membuat berat badannya kembali seperti semula. Olahraga ekstrem, diet, hingga perawatan di beauty clinic pun dijalani, tapi dia tak juga mendapat hasil maksimal. 

“Aku udah berusaha olahraga dan diet, tapi hasilnya nggak memuaskan dan itu buat aku makin stres," sambungnya.

Capek mengikuti standar kecantikan yang berkembang di masyarakat, Nadya akhirnya belajar menerima dan mencintai tubuhnya. Bintang film Halu ini sadar bahwa kesehatan fisik dan mentalnya lebih penting dari bentuk tubuhnya. 

“Aku pernah baca-baca buku soal diet, gimana sih diet yang efektif. Tapi dari buku itu aku dapet pencerahan dan insight baru soal diet. Semakin keras usaha kita untuk ngurusin badan, maka akan semakin susah juga,” tutur Nadya. 

Sekarang dia lebih cuek terhadap komentar negatif masyarakat, kecuali dari teman-teman dekat yang mau dirinya lebih sehat. 

Aku tetap olahraga dan jaga pola makan, tapi tujuannya supaya sehat. Kita nggak bisa menuntut orang untuk ngomong atau bersikap baik kepada kita, tapi kita selalu punya pilihan untuk bersikap seperti apa. Pola pikir seperti itu membantu banget sih,” pungkasnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait