beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URnews

Beredar Video Jalur Wisata Bromo Ambles, Pemkab Probolinggo: Hoax

Shelly Lisdya,
9 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Beredar Video Jalur Wisata Bromo Ambles, Pemkab Probolinggo: Hoax
Image: Gunung Bromo. (Pinterest)

Surabaya - Sebuah video yang memperlihatkan jalur wisata Bromo melalui Probolinggo, Jawa Timur ambles beredar di media sosial. 

Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo memastikan bahwa video itu adalah informasi yang tidak benar atau hoax.

"Kami sudah mengecek dan memastikan bahwa kabar amblesnya jalan di jalur wisata Gunung Bromo melalui Kabupaten Probolinggo tersebut hoax atau disinformasi yang artinya penyampaian informasi yang salah (dengan sengaja) untuk membingungkan orang lain," kata Kepala Dinas Komunikasi, Informartika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Probolinggo Yulius Christian, dikutip Urbanasia, Jumat (19/11/2021).

Sebuah video yang memperlihatkan jalan ambles beredar dan tersebar secara luas di media sosial dengan penjelasan bahwa peristiwa tersebut terjadi di jalur wisata Gunung Bromo.

Video tersebut memperlihatkan jalan tinggal separuh karena longsor.

"Faktanya, peristiwa jalan ambles akibat longsor itu bukan terjadi di jalur wisata Gunung Bromo dan dipastikan kejadiannya terjadi di luar Kabupaten Probolinggo," tuturnya.

Yulius menjelaskan, jalur wisata Gunung Bromo melalui pintu masuk Kabupaten Probolinggo hingga Jumat pagi masih aman dan tidak ada jalan ambles, sehingga aman dilewati oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

"Memang ada sedikit longsor tapi longsoran kecil dan sudah dibersihkan oleh petugas, sehingga akses jalan menuju wisata Bromo bisa dilalui kembali, sehingga aman dan tidak ada jalan ambles," katanya.

Yulius pun mengimbau semua pihak untuk lebih bijak dalam bermedia sosial dan tidak menyebarkan informasi hoax yang membuat masyarakat resah dan panik dengan beredarnya video tersebut.

"Saya imbau masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang sumbernya tidak dapat dipertanggungjawabkan dan hal itu meresahkan masyarakat di sekitar Gunung Bromo," pungkasnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait