beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URtech

Indonesia Masuk Daftar Negara dengan Startup Terbanyak di Dunia

Shinta Galih,
23 Juni 2022 17.30.41 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Indonesia Masuk Daftar Negara dengan Startup Terbanyak di Dunia
Image: Ilustrasi startup. (Freepik/macrovector)

Jakarta - Startup Ranking baru saja merilis data negara dengan startup terbanyak di dunia 2022. Membanggakannya Indonesia masuk dalam daftar 7 besar.

Amerika menjadi negara dengan startup terbanyak di dunia hingga saat ini. Ada 72.464 startup di sana. Regulasi menjadi pendorong tumbuhnya startup di Negeri Paman Sam. Sebab hanya butuh waktu enam hari untuk memulai bisnis di sana.

Dengan memiliki 13.833 startup, India menjadi negara kedua terbanyak kedua. Sebanyak US$ 8,4 miliar berhasil dikumpulkan startup di India sepangan Januari-April 2022, angka tersebut meningkat sebanyak 22 persen dari tahun sebelumnya.

Negara ini juga memiliki 43 kota yang terdaftar dalam 1.000 kota teratas penghasil startup, berdasarkan laporan Global Startup Ecosystem Rankings Index 2021 yang dirilis StartupBlink.

Inggris berada di peringkat ketiga dengan jumlah memcapai 6.385 startup. Sedangkan Kanada di posisi keempat sebagai negara dengan startup terbanyak di dunia. Tercatat ada 3.458 startup di negara tersebut. 

Peringkat kelima dihuni Australia yang punya 2.393 startup. Pendanaan tahap awal atau seri A di Australia mampu melampaui rata-rata global sehingga membuat Negeri Kangguru sebagai  tempat yang ideal untuk startup tumbuh dan berkembang.

Indonesia berada di posisi keenam. Ada 2.384 startup yang tercatat di Tanah Air, beberapa diantaranya cukup terkenal, yakni Gojek, Tokopedia, Traveloka dan lain-lain. 

Indonesia dinilai sebagai negara dengan ekosistem startup yang berkembang pesat di Asia. Investasi untuk startup di Indonesia juga terus berkembang setiap tahunnya.

Peringkat ketujuh ada Jerman dengan memiliki 2.318 startup. Pemerintah Jerman punya perhatian lebih terhadap startup.  

Saat masa awal pandemi COVID-19 contohnya, mereka menyediakan skema bantuan sebesar 2 miliar euro. Tak sampai di situ, startup diberikan jaminan 100% pinjaman hingga jumlah tertentu untuk usaha kecil.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait